Kamis, 30 April 2026

Berita Pidie

Terseret Pasang Laut di Pasi Rawa, Dua Anak Meninggal Satu Selamat

Melihat dua temannya terseret pasang laut, Lutfi bergegas bangkit melaporkan kejadian itu kepada warga dan pemancing di kuala tersebut. Warga juga mel

Tayang:
Editor: mufti
DOK POLSEK KOTA SIGLI
EVAKUASI KORBAN – Anggota polisi bersama TNI, SAR Pidie dan warga mengevakuasi jasad dua anak yang meninggal menyusul terseret pasang laut saat mandi di Kuala Jembatan Putih Gampong Pasi Rawa, Kecamatan Kota Sigli, Kamis (6/2/2025). 

Saat itu, kami juga menghubungi Pol Airud, Koramil Kota Sigli, SAR Pidie, untuk melakukan pencarian korban. Pencaharian tersebut ikut dibantu masyarakat. HENDRA SAPUTRA, Kapolsek Kota Sigli

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tiga anak asal Gampong Lampoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Kamis (6/2/2025), sekitar pukul 14.00 WIB, terseret pasang laut.

Korban diketahui bernama Alvin Nurrahman Hidayat (10) dan Riski Aulia Rahmat (7). Kedua anak ini ditemukan meninggal. Sementara rekannya, Lutfi Junika (9) selamat. Korban terseret pasang laut saat ketiganya mandi di Kuala Jembatan Putih Gampong Pasi Rawa, Kecamatan Kota Sigli. 

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK melalui Kapolsek Kota Sigli, AKP Hendra Saputra kepada Serambi, Kamis (6/2/2025) mengatakan, dua anak yang meninggal terseret pasang laut yakni Alvin Nurrahman Hidayat dan Riski Aulia Rahmat. 

Sedangkan Lutfi Junika selamat karena berhasil berenang ke tepi dengan memegang batu pemecah ombak di bibir pantai. "Ketiga anak tersebut asal Gampong Lampoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli. Dua meniggal dunia dan satu selamat," sebutnya. 

Ia menjelaskan, ihwal kejadian tersebut berawal saat Alvin Nurrahman, Riski Aulia, dan Lutfi Junika mandi di Kuala Jembatan Putih Gampong Pasi Rawa. Ketika mandi, ketiga anak tidak mengetahui jika saat itu air laut mulai pasang.

Sehingga, saat sedang asyik mandi, ketiganya terbawa arus pasang laut. Lutfi Junika berhasil merapat ke tepi hingga berhasil meraih batu pemecah ombak di bibir kuala. Sementara dua rekannya justru terseret pasang laut. 

Melihat dua temannya terseret pasang laut, Lutfi bergegas bangkit melaporkan kejadian itu kepada warga dan pemancing di kuala tersebut. Warga juga melaporkan dua anak hilang di laut saat mandi ke Polsek Kota Sigli. 

"Saat itu, kami juga menghubungi Pol Airud, Koramil Kota Sigli, SAR Pidie, untuk melakukan pencarian korban. Pencaharian tersebut ikut dibantu masyarakat," kata AKP Hendra. 

Menurutnya, hanya membutuh waktu sekitar satu jam, akhirnya jasad Alvin Nurrahman Hidayat berhasil ditemukan lebih dahulu oleh masyarakat di laut. Jasad korban langsung dibawa RS Mufid Sigli. 

Selanjutnya, sekitar dua jam kemudian, ditemukan jasad Riski Aulia Rahmat. Jasad Riski juga dibawa ke RSU Mufid Sigli. Hasil keterangan dokter, kedua korban dinyatakan meninggal dunia.

"Polsek Kota Sigli berama Koramil, SAR Pidie dan petugas RSU Mufid mengantarkan jenazah kedua korban kepada keluarga di Gampong Lampoh Krueng, untuk dikebumikan," jelasnya.

Kapolsek Kota Sigli, AKP Hendra Saputra mengimbau orang tua untuk menjaga anak-anaknya, agar tidak bermain dan mandi di tempat yang membahayakan.  Sebab, anak-anak belum mengetahui kondisi alam. Jika memang harus mandi di laut harus didampingi orang tuanya.(naz)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved