Jumat, 1 Mei 2026

Perang Gaza

Israel Bunuh 4 Warga Palestina di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Menurut para saksi, warga Palestina yang kembali mencoba memeriksa daerah mereka setelah tentara mundur dari Koridor Netzarim, yang memisahkan Gaza ut

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Telegram IDF
TENTARA ISRAEL - Foto ini diambil pada Minggu (9/2/2025) dari publikasi resmi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Sabtu (8/2/2025) memperlihatkan tentara Israel dari Pasukan Komando Selatan dikerahkan ke beberapa titik di Jalur Gaza. 

SERAMBINEWS.COM - Empat warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel di Jalur Gaza pada Minggu meskipun ada perjanjian gencatan senjata di daerah kantong itu, kata sumber medis.

Sumber tersebut mengatakan jenazah tiga orang dipindahkan ke Rumah Sakit Baptis di Kota Gaza setelah pasukan Israel menembaki warga Palestina di sebelah timur kota.

Para saksi mata mengatakan pasukan Israel yang ditempatkan di sebelah timur Kota Gaza menembaki sekelompok warga Palestina saat kembali ke daerah mereka di sebelah timur Bundaran Kuwait dekat kota tersebut.

Menurut para saksi, warga Palestina yang kembali mencoba memeriksa daerah mereka setelah tentara mundur dari Koridor Netzarim, yang memisahkan Gaza utara dari selatan.

Seorang wanita tua Palestina juga tewas oleh tembakan tentara Israel di Al-Qarara, timur Khan Younis di Gaza selatan, kata sumber medis.

Baca juga: Lebih dari 12.000 Mayat Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza, Israel Larang Masuk Alat Berat

Militer Israel mengonfirmasi bahwa pasukannya telah melepaskan tembakan ke arah apa yang disebutnya sebagai “tersangka” yang mendekati lokasi mereka di dekat Nahal Oz di sebelah timur Kota Gaza.

Kematian baru itu terjadi meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku di Gaza sejak 19 Januari, yang menghentikan perang genosida Israel yang telah menewaskan hampir 48.200 orang dan menghancurkan daerah kantong itu.

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November tahun lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved