Berita Pidie Jaya

Awali Operasi Keselamatan Seulawah 2025, Polres Pijay Bagi-bagi 20 Helm Gratis ke Pengendara Roda 2

Dijelaskan dia, Operasi Keselamatan Seulawah tahun ini, berlangsung sejak 10 sampai 23 Februari 2025 atau selama dua pekan. 

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
PAKAIKAN HELM - Kasat Lantas Polres Pijay, AKP Mahruzar Hariadi, SH (kiri) memakaikan helm baru kepada salah seorang pengendara sepeda motor, Selasa (11/2/2025), dalam momen Operasi Keselamatan Seulawah 2025. 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Mengawali Operasi  Keselamatan Seulawah 2025, Satuan Lalulintas Polres Pidie Jaya (Satlantas Polres Pijay) membagikan sebanyak 20 unit gratis helm gratis kepada pengendara roda dua, Selasa (11/2/2025), yang dipusatkan di ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, persisnya di depan jalan layang Kompleks Perkantoran Pemkab Pijay di Kota Meureudu.

Kapolres Pijay, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, SIK, SH, MH melalui Kasat Lantas, AKP Mahruzar Hariadi, SH kepada Serambinews.com, Selasa (11/2/2025), mengatakan, langkah itu merupakan strategis Polri dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta menekan potensi angka kecelakaan di ruas jalan.

“Berkenaan dengan momen Operasi Keselamatan Seulawah 2025 ini, jajaran Satlantas Polres Pijay berkenan membagikan sebanyak 20 unit helm bagi pengendara roda dua," sebut AKP Mahruzar Hariadi, SH.

Dijelaskan dia, Operasi Keselamatan Seulawah tahun ini, berlangsung sejak 10 sampai 23 Februari 2025 atau selama dua pekan. 

Fokus dalam operasi tersebut adalah pada keselamatan terhadap pengguna jalan raya. 

Hal ini sebagai edukasi sebagai pencegahan terhadap pelanggaran dalam berlalu lintas.

“Salah satu yang ditekankan adalah penggunaan helm berstandar SNI dikarenakan kualitas mampu mengurangi risiko cidera fatal bagi pengendara roda dua," jelas Kasat Lantas yang dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pijay, Dr Rizal Fikar, ST, MM.

Ditambahkan dia, Operasi Keselamatan Seulawah tahun 2025 ini tidak hanya sebatas tanggung jawab pihak aparat kepolisian saja. 

“Akan tetapi menjadi tanggung seluruh masyarakat. Modal komitmen bersama dalam saling memahami demi penyelamatan jiwa di jalan raya,” tutur dia.

"Pada prinsipnya, pihak kepolisian ingin membangun kesadaran bahwa tertib berlalu lintas, bukan hanya soal menghindari tilang (tindak langsung), tapi tentang keselamatan diri dan orang lain," ungkapnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved