Ramadhan 2025

Ini Doa Menyambut Bulan Ramadhan, Tulisan Arab dan Artinya 

Marilah meningkatkan amal ibadah selama masih diberi kesempatan hidup di dunia ini.

Editor: Nur Nihayati
Tribunnews
SEDANG BERDOA - Ilustrasi berdoa. Seorang muslimah sedang berdoa menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. 

Marilah meningkatkan amal ibadah selama masih diberi kesempatan hidup di dunia ini.

SERAMBINEWS.COM - Bulan Syaban akan segera berakhir, hal ini berarti Ramadhan bakal segera tiba.

Bulan Ramadhan menjadi momen spesial yang selalu dinanti ummat islam.

Marilah meningkatkan amal ibadah selama masih diberi kesempatan hidup di dunia ini.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Berikut bacaan doa menyambut Bulan Ramadhan Arab dan artinya.

Menurut Kalender Hijriyah Kementerian Agama RI, Bulan Ramadhan 2025/1446 H diperkirakan jatuh pada awal bulan Maret.

Ada banyak keutamaan yang bisa diraih umat Islam pada Bulan Ramadhan. Namun, di sisi lain, bulan ini juga membawa banyak tantangan.

Beberapa tantangan tersebut antara lain menahan rasa haus dan lapar, menahan hawa nafsu, marah serta berbagai ujian lainnya. 

Oleh karena itu, dianjurkan untuk senantiasa berdoa memohon kekuatan agar mampu menghadapi segala tantangan Bulan Ramadhan.

Berikut bacaan doa menyambut Bulan Ramadhan tulisan Arab dan artinya dilansir dari buku Malaikat pun Mengamini: Kumpulan Doa Penggapai Rida Ilahi oleh H. Hamdan Hamedan, MA.

1. Doa Menyambut Ramadhan 

اللَّهُمَّ سَلَّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنَي مُتَقَبَّلًا 

 
Allaahumma sallimnii liramadhaana, wa sallim lii rama-dhaana, wa tasallamhu minnii mutaqabbalan. 

Artinya: "Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di bulan Ramadhan." 

Menurut Ibnu Rajab Al-Hanbali, ada seorang ulama tabi'in bernama Yahya bin Katsir yang senantiasa membaca doa ini sebelum memasuki Bulan Ramadhan. Doa ini bersumber dari sebagian sahabat Rasulullah. Doa serupa juga terdapat dalam kitab Hilyatul Aulia karya Abu Nuaim Al-Asfahani. (Lathaif Al-Ma'arif & Hilyatul Aulia). 

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved