Berita Aceh Singkil

Kisah Mualem Gagal Isi BBM Gara-gara Barcode

“Pak Sekda, mohon ditindaklanjuti, surati semua SPBU tidak lagi pakai barcode.” MUZAKIR MANAF, Gubernur Aceh

Editor: mufti
SERAMBI/M ANSHAR
Gubernur Aceh periode 2025-2030, Muzakir Manaf menyampaikan pidato perdana setelah dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian dalam Rapat Paripurna Istimewa DPR Aceh, Rabu (12/2/2025). 

Tanggapan Pusat

Pemerintah pusat dan juga Pertamina buka suara menanggapi keinginan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang hendak menghapus barcode di SPBU. Dikatakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, ketentuan mengenai pembelian BBM bersubsidi diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. 

Regulasi ini sedang dalam proses revisi untuk mengatur ulang ketentuan pembelian BBM bersubsidi. Meski begitu, Yuliot belum menjelaskan lebih lanjut mengenai perkembangan revisi tersebut. "Ini lagi disiapkan," ujarnya, Jumat (14/2/2025).

Sementara itu, Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Susanto August Satria, menyatakan bahwa Pertamina menghormati pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. "Paralel kami juga berkoordinasi dengan pihak regulator pemerintah pusat," kata Susanto dalam keterangan tertulisnya dikutip Sabtu (15/2/2025). 

Ia menjelaskan, pembelian BBM subsidi seperti Biosolar dan Pertalite dengan sistem barcode merupakan mekanisme pencatatan elektronik yang bertujuan agar Pertamina dapat melaporkan kepada pemerintah siapa saja pengguna BBM bersubsidi.

Saat ini, jumlah kendaraan yang sudah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat Sasaran untuk BBM Biosolar di Aceh mencapai 71.775 unit, sedangkan untuk BBM Pertalite sebanyak 150.413 unit. "Pembelian BBM subsidi melalui barcode dalam Program Subsidi Tepat merupakan program yang dijalankan secara nasional di Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama program ini adalah memastikan BBM subsidi tepat sasaran sesuai ketentuan dan kuota yang ditetapkan, serta meminimalkan potensi penyelewengan. 

"Hingga saat ini, pelaksanaan program ini di Aceh berjalan dengan lancar, dan tidak ditemukan kendala. Bahkan, Aceh merupakan salah satu provinsi yang terlebih dahulu menjalankan Program Subsidi Tepat BBM Pertalite," tuturnya.(de/tribunnews.com)

 

Lantik Bupati Aceh Singkil dan Wali Kota Subulussalam

GUBERNUR Aceh, Muzakir Manaf, resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon-Hamzah Sulaiman, Sabtu (15/2/2025). Prosesi pelantikan digelar dalam rapat paripurna istimewa DPRK Aceh Singkil, di Kampung Baru, Singkil Utara.

Rapat dipimpin Ketua DPRK Aceh Singkil, H Amaliun dihadiri anggota dewan, unsur Forkopimda dan undangan lainnya. Usai melantik, Mualem sapaan akrab Muzakir Manaf, menyampaikan sejumlah pesan khusus kepada Bupati dan Wakil bupati Aceh Singkil. 

Antara lain meminta Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon-Hamzah Sulaiman agar mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat. Mensejahterakan dan memakmurkan rakyat merupakan tugas seorang pemimpin sesuai visi dan misi. 

PELANTIKAN WALI KOTA - Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem melantik pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin atau HRB/Nasir Kombih dalam rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Subulussalam, Sabtu (15/2/2025) di Gedung DPRK Subulussalam
PELANTIKAN WALI KOTA - Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem melantik pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin atau HRB/Nasir Kombih dalam rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Subulussalam, Sabtu (15/2/2025) di Gedung DPRK Subulussalam (FOR SERAMBINEWS.COM)

"Sesuai visi misi dan sumpah kita akan mensejahterakan masyarakat, memakmurkan masyarakat, bukan sebaliknya, ini tugas kita," kata Mualem. Sebagai gubernur, Mualem mengatakan, dirinya pasti mendukung pembangunan Aceh Singkil. 

Pesan selanjutnya adalah melibatkan akademisi dalam menyusun program pembangunan. Kemudian memberikan ruang bagi pengusaha agar pembangunan menciptakan nilai tambah. Lalu menjaga hubungan dengan masyarakat agar mendapat hati masyarakat. Berikutnya Mualem mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil agar selalu meminta doa para ulama.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved