Kesehatan
dr Zaidul Akbar Ingatkan Risiko Gula dalam Jus Meski Pakai Slow Juicer, Ini Cara Aman Konsumsi Buah
Dr Zaidul Akbar memberikan tips & cara aman untuk mengonsumsi buah, sehingga kita bisa tetap menikmati manfaatnya tanpa membebani tubuh dengan gula.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Agus Ramadhan
SERAMBINEWS.COM - Alat slow juicer belakangan ini menjadi viral, karena selain dianggap praktis, penggunaannya disinyalir dapat memberikan manfaat utuh dari buah yang telah dijus.
Proses perasannya yang lambat memungkinkan pemisahan otomatis antara cairan dan ampas, sehingga nutrisi dalam buah dapat dipertahankan lebih maksimal.
Meski banyak orang beranggapan bahwa jus buah yang dibuat menggunakan slow juicer lebih sehat dan mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan jus yang dibuat menggunakan juicer biasa, dr Zaidul Akbar, seorang ahli kesehatan dan , mengingatkan adanya risiko kadar gula yang tinggi dalam jus tersebut.
Proses perasan lambat yang dilakukan oleh slow juicer memang memisahkan cairan dari serat, namun meskipun demikian, jus tetap mengandung konsentrasi gula yang cukup tinggi.
Hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah, terutama jika jus yang dikonsumsi terdiri dari buah-buahan manis.
Dalam kesempatan ini, Dr Zaidul Akbar kemudian memberikan tips dan cara aman untuk mengonsumsi buah, sehingga kita bisa tetap menikmati manfaatnya tanpa membebani tubuh dengan kadar gula yang berlebihan.
Baca juga: Deretan Sayuran Ini Punya Efek Detoks, Ampuh Ikat Toksin dalam Tubuh, dr Zaidul Akbar : Ada Brokoli
Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official pada Selasa (18/2/2025), alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu mengatakan, kalau anda ingin membutuhkan nutrisi dari satu makanan, maka ambillah nutrisi tersebut dari sumber aslinya agar memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh.
"Kalau Anda membutuhkan yang sifatnya asli dan alami, maka ambil dari sumber aslinya saja itu lebih aman menurut saya," katanya.
Dr Zaidul Akbar kemudian memberikan contoh, apabila anda ingin membuat minuman jus dari buah, sebaiknya makanlah buah tersebut secara langsung tanpa harus dijus terlebih dahulu apalagi menggunakan slow juicer juicer biasa.
Dengan mengonsumsi langsung dari sumber alami dalam bentuk aslinya, tentu akan lebih aman dan sehat sehingga menghindari olahan yang bisa menambah risiko gula darah.
Menurut dr Zaidul Akbar, meskipun menggunakan slow juicer, risiko gula dalam jus tetap ada, kandungan gula tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes.
Konsumsi jus dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah, yang sebaiknya dihindari.
Baca juga: Deretan 4 Teh Ini Bagus Diminum Usai Bangun Tidur, Bisa Mencerahkan Wajah Kata dr Zaidul Akbar
"Mungkin anda mau ngejus, meskipun jus sendiri saya tidak terlalu sarankan, kenapa? Karena gulanya akan semakin naik dengan dijus meskipun anda pakai slow juicer. menurut saya tetap gula is gula," tegasnya.
Meskipun slow juicer berfungsi untuk mengolah buah, namun ampas atau serat buahnya tetap terbuang.
Selain menghindari tingginya gula dari jus buah yang melalui juicer, maka dari itu sebaiknya anda mengonsumsi buah secara utuh sehingga memberikan serat dan nutrisi lebih baik dibandingkan jus yang terpisah dari seratnya.
| Jarang Makan Sayur? Ini 5 Dampak Berbahaya yang Sering Tak Disadari |
|
|---|
| Cara Rebus Telur yang Sehat, Hindari Panas Tinggi Agar Nutrisi Tetap Terjaga |
|
|---|
| Cek Ini Sebelum Menikah Kata dr Boyke, Bisa Tentukan Kesuburan Pasangan |
|
|---|
| 7 Penyebab Tangan Keriput di Usia Muda, Sering Tak Disadari dan Dianggap Sepele |
|
|---|
| 5 Obat Alami Redakan Pilek dan Hidung Tersumbat, Bisa Dicoba di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Slow-Juicer-atau-alat-untuk-membuat-jus.jpg)