Berita Nasional
Mualem Hargai Maklumat Megawati Soal Larangan Ikut Retret ke Magelang
saat ini Mualem sudah berada di Magelang guna mengikuti semua persiapan dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk kepala daerah seluruh Indonesia
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Juru Bicara Mualem-Dek Fadh, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man, menyatakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menghargai maklumat yang dikeluarkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, terkait larangan ikut retret bagi kepala daerah yang diusung dan berasal dari PDIP.
“Kita menghargai sikap PDI Perjuangan itu, namun sikap kita adalah Mualem tetap akan mengikuti retret yang diadakan di Magelang,” kata Ampon Man kepada Serambinews.com, Jumat (21/2/2025).
Menurut Ampon Man, saat ini Mualem sudah berada di Magelang guna mengikuti semua persiapan dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk kepala daerah seluruh Indonesia.
Ampon Man menilai, maklumat Megawati terkait larangan ikut retret hanya ditujukan untuk seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berasal dari kader PDI Perjuangan.
“Bukan untuk seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah yang didukung Partai PDI Perjuangan,” ucapnya.
Baca juga: Prabowo Rangkul Mualem di Istana
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya mengeklaim calon gubernur-wakil gubernur yang diusung PDIP berhasil menang di 14 provinsi pada Pilkada Serentak 2024. Dan Aceh merupakan salah satu provinsi dimaksud.
Diketahui, pada kontestasi Pilkada Aceh 2024, PDI Perjuangan merupakan salah satu partai nasional yang ikut mengusung eks Panglima GAM tersebut sebagai calon gubernur.
Bahkan, Surat rekomendasi (SK) untuk Mualem diberikan langsung oleh Ketum PDIP l di kantor DPP PDIP, Jakarta.
Untuk diketahui, retret yang berlangsung di Magelang menghadirkan berbagai pemateri dari beragam latar belakang, di antaranya menteri Kabinet Indonesia Maju dan pengajar dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Tidak menutup kemungkinan, beberapa mantan presiden juga akan turut memberikan materi.
Retret ini dirancang untuk membangun ikatan emosional dan kerja sama yang lebih erat antara kepala daerah dengan pemerintah pusat.
Baca juga: Hadiri Pelantikan di Istana Negara, Gubernur Aceh Mualem Ungkap Program Prioritas 5 tahun ke Depan
Melalui harmonisasi ini, diharapkan implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kegiatan retret akan dikemas dalam format diskusi terbuka, memungkinkan para kepala daerah untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam menjalankan tugasnya.
Hal ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk saling belajar dan mencari solusi bersama dalam menghadapi berbagai permasalahan di daerah masing-masing.
Dengan adanya retret ini, pemerintah berharap dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah, demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Baca juga: VIDEO - Selama Retret Wali Kota Subulussalam Bergabung di Kompi E Pleton 1
| Heboh LCC 4 Pilar MPR RI: Advokat David Tobing Gugat Kasus, Ini Isi Tuntutannya |
|
|---|
| Viral Penilaian LCC Empat Pilar 2026 di Kalbar, MPR RI Minta Maaf dan Nonaktifkan Dewan Juri |
|
|---|
| Kabar Gembira, tak Ada PHK Massal PPPK, Ini Skema yang Disiapkan Pemerintah |
|
|---|
| Edarkan Ribuan Butir Obat Terlarang, Pemuda asal Aceh Utara Ditangkap di Purbalingga |
|
|---|
| Bantah Hoaks, Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PENUNJUKAN-PLT-SEKDA.jpg)