Rabu, 29 April 2026

Ramadhan 2025

Puasa Ramadhan 2025 Berapa Hari Lagi? Ini Persiapan yang Dilakukan Umat Muslim Menyambut Ramadhan

Dengan tersisa kurang dari 8 hari menuju bulan suci, umat Muslim mulai melakukan berbagai persiapan. Berikut persiapan yang dilakukan umat Muslim.

Tayang:
Editor: Agus Ramadhan
Kompas.com
JADWAL PUASA - umat Muslim mulai melakukan berbagai persiapan agar dapat menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan lancar dan penuh keberkahan. Gambar Ilustrasi. 

Puasa Ramadhan 2025 Berapa Hari Lagi? Ini Persiapan yang Dilakukan Umat Muslim Menyambut Ramadhan

SERAMBINEWS.COM - Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang paling ditunggu oleh setiap umat muslim di dunia. 

Salah satu keistimewaan yang terdapat pada Ramadhan adalah kesempatan bagi umat muslim untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT, seperti yang ditegaskan dalam satu hadist riwayat Bukhari dan Muslim.

“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”(HR. Bukhari dan Muslim).”

Lalu,kapan awal puasa Ramadhan 2025?

Bulan suci Ramadhan 2025 hanya tinggal menghitung hari.

Berdasarkan perhitungan kalender Islam, 1 Ramadhan 1446 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Namun, pemerintah Indonesia akan menggelar sidang isbat pada 28 Februari 2025 untuk menetapkan secara resmi kapan umat Muslim di Tanah Air akan mulai berpuasa.

Baca juga: Tips Puasa Ramadhan untuk Penderita Diabetes agar Tetap Sehat, Lakukan Langkah Ini

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Berdasarkan perhitungkan Tim Falakiyah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Ijtima' awal Ramadan 1446 H, Jum'at, 28 Februari 2025 M, pukul 07:44:38 WIB. 

Ketinggian hilal pada Markaz Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar pada 28 Februari 2025 M adalah 4,68 derajat di atas ufuk dengan elongasi geosentrik 6,4 derajat dan elongasi toposentrik 5,4 derajat.

Jika menghitung pada hari ini, Jumat (21/2/2025), bulan Ramadhan 2025 hanya tinggal sepekan lagi.

Dengan tersisa kurang dari 8 hari menuju bulan suci, umat Muslim mulai melakukan berbagai persiapan agar dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar dan penuh keberkahan. 

Persiapan seperti apa yang bisa disiapkan oleh seorang muslim untuk menyambut Ramadhan

1. Menyelesaikan Qadha Puasa

Puasa Ramadhan wajib bagi umat Islam, hanya saja tidak semua umat Islam dewasa selama proses puasa Ramadhan dapat penuh satu bulan.

Beberapa alasan sah tidak melaksanakan ibadah puasa sebagai berikut: kesehatan yang buruk, usia tua dan kelemahan fisik, musafir, haid, dan nifas.

Jadi, sebelum 1 Ramadhan 1446 H tiba, bagi umat Islam dewasa yang masih punya hutang puasa dapat menyelesaikannya terlebih dahulu.

Harapannya ketika menjalani puasa Ramadhan 1446 H sudah tidak memiliki hutang sehingga dapat berpuasa dengan tenang.

أَيَّامًا مَّعْدُودَٰتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُۥ ۚ وَأَن تَصُومُوا۟ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

“(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 184).

2. Mengurangi Perilaku Buruk

Salah satu contoh kebiasaan buruk yang suka dilakukan manusia yang tanpa ia sadari adalah menggunjing tentang kehidupan orang lain.

Pada awalnya mungkin hanya sebatas bercerita, namun lama kelamaan jika tidak memiliki pengendalian diri, maka semua aib yang diketahui akan disebarkan.

Supaya ini terminimalisir dan tidak terjadi di saat puasa Ramadhan, maka dapat ditanamkan ke diri sendiri bahwasanya yang bukan urusan pribadi tidak perlu ikut campur.

Terlepas dari bulan Ramadhan, sebagai manusia kita harus memiliki batasan supaya tidak terlalu masuk ke kehidupan orang lain, yang ujungnya merasa lebih tau kehidupan mereka.

3. Olahraga

Olahraga perlu dilakukan supaya tubuh kita fit dan bugar.

Berpuasa bukan berarti bermalas-malasan. Berpuasa bukan berarti males bergerak dan hanya memilih rebahan.

Meskipun puasa juga tetap melakukan aktivitas harian seperti biasanya. Upaya untuk meminimalisir sakit saat puasa dengan cara membiasakan diri untuk berolahraga.

Berolahraga dalam hal ini bukan berarti harus berlari puluhan kilo maupun angkat beban berat.

Kita dapat melakukan olahraga ringan ketika sedang berpuasa seperti jalan-jalan pagi, yoga, pilates, bersepeda, dan sejenisnya.

Sebaliknya jangan memilih jenis olahraga yang membuat kita mudah haus, lapar, dan kehabisan tenaga.

4. Meningkatkan Ibadah Sunnah

Puasa Ramadhan dapat diisi dengan kegiatan ibadah sunnah seperti shalat dhuha, shalat tarawih, shalat tahajud, shalawat nabi, dzikir, hafalan surat pendek, maupun merutinkan membaca Al-Qur’an.

Upaya untuk meringankan langkah dalam menjalankan ibadah sunnah adalah dengan membiasakan diri sejak sebelum bulan Ramadhan.

Dampaknya yang terjadi, apabila ibadah sunnah yang sudah rutin dilakukan dalam keseharian akan terasa kurang apabila di hari tersebut terlewatkan.  

Keistiqomahan ibadah sunnah ini dapat melindungi kita dari hal-hal yang bersifat mudharat selama puasa Ramadhan.

(Serambinews.com/Achmad Erfian Nabila)

*) Penulis merupakan mahasiswa internship Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Syiah Kuala. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved