Ramadhan 2025

Bacaan Doa-Doa Penting dalam Ibadah Ramadhan: Niat Puasa, Berbuka, Tarawih, dan Witir

Puasa Ramadan sebentar lagi tiba. Berikut doa-doa penting: Niat Puasa, Berbuka, dan Niat Tarawih.

Penulis: Gina Zahrina | Editor: Nur Nihayati
Gambar hasil AI ChatGPT
MINUM AIR - Ilustrasi seorang wanita sedang minum.- Puasa Ramadan sebentar lagi tiba, saat penuh berkah untuk membersihkan hati dan memperbanyak ibadah. Berikut bacaan doa-doa penting: Niat Puasa, Berbuka, dan Niat Tarawih. 

SERAMBINEWS.COM - Bulan suci Ramadan selalu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan kesempatan untuk memperbaiki diri melalui ibadah puasa, salat, dan berbagai amalan baik lainnya.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul menjelang bulan suci ini adalah kapan tepatnya hari pertama puasa dimulai.

Di Indonesia, penentuan awal puasa Ramadan melibatkan berbagai pihak dan metode yang berbeda.

Pada tahun 2025, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menentukan kapan dimulainya puasa Ramadan 1446 H.

Melansir dari Tribunnews, sidang isbat ini akan dilaksanakan pada (28/2/2025) dan akan dihadiri oleh berbagai pihak yang berkompeten, termasuk perwakilan dari ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung.

Baca juga: Puasa Ramadhan kian Dekat, Sholat Tahajud, Amalan Sunnah yang Dianjurkan Dikerjakan

Sidang isbat ini bertujuan untuk menentukan hasil pengamatan hilal, yang akan menjadi acuan dalam menetapkan awal bulan Ramadan berdasarkan metode rukyah (pengamatan hilal) dan hisab (perhitungan astronomi).

Namun, di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah lebih dahulu menetapkan bahwa 1 Ramadan 1446 H akan jatuh pada hari Sabtu, (1/3/2025)

Keputusan ini diambil berdasarkan perhitungan hisab yang sudah diterapkan oleh Muhammadiyah selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, umat Islam yang mengikuti kalender Muhammadiyah akan mulai berpuasa pada tanggal tersebut.

Selain penetapan 1 Ramadan, Muhammadiyah juga telah menetapkan hari besar Islam lainnya pada tahun 2025.

Misalnya, 1 Syawal 1446 H yang jatuh pada Senin, (31/3/2025), yang menandakan berakhirnya bulan puasa dan dilanjutkan dengan perayaan Idul Fitri.

Baca juga: Puasa Ramadhan 2025 Hampir Dekat, Simak Siapa Saja yang Wajib dan Dibolehkan Tidak Berpuasa

Sementara itu, hari-hari penting lainnya yang telah ditetapkan oleh Muhammadiyah termasuk 1 Zulhijah 1446 H yang jatuh pada Rabu, (28/5/2025).

Serta Hari Arafah (9 Zulhijah) yang jatuh pada Kamis, (5/6/2025). Iduladha, yang dirayakan pada 10 Zulhijah, akan jatuh pada Jumat, (6/6/2025).

Bacaan Doa di Bulan Ramadhan: Niat Puasa, Berbuka, Niat Tarawih

Bacaan doa yang biasa dilafalkan saat bulan puasa Ramadan sangat penting untuk membimbing umat Islam dalam menjalankan ibadah dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Di antaranya adalah doa niat puasa, doa berbuka puasa, hingga doa selesai salat tarawih dan witir.

Doa Niat Puasa

Sebelum memulai puasa, sangat penting untuk membaca doa niat puasa sebagai bentuk kesiapan untuk menjalankan ibadah ini. Berikut adalah doa niat puasa yang sering dilafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَاى

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'ala.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”

Doa Berbuka Puasa

Waktu berbuka puasa adalah momen yang penuh berkah dan disarankan untuk berdoa. Berikut adalah doa berbuka puasa yang dapat dibaca:

اللهمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنتُ وَعَلَى رِزْقِكَ فَطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”

Doa Niat Sholat Tarawih

Shalat Tarawih adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadan. Salat ini dapat dilakukan baik secara berjamaah di masjid maupun secara pribadi di rumah.

Berikut adalah doa niat salat Tarawih:

Tarawih Berjamaah:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'aalaa

Artinya: “Aku niat salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.”

Tarawih Sendiri:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatattarowihi rok'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala

Artinya: “Aku niat salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.”

Tarawih Sebagai Imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa.

Artinya: “Aku niat salat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala.”

Doa Niat Sholat Witir

Sholat Witir adalah salat sunnah yang dikerjakan setelah salat Tarawih dengan jumlah rakaat ganjil. Berikut adalah doa niat salat Witir:

1 Rakaat:

نَوَيْتُ سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri rok 'atan mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'alaa.

Artinya: “Saya niat salat Witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah Ta'alaa.”

3 Rakaat:

 نَوَيْتُ سُنَّةَ الوِتْرِ ثَلاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'alaa.

Artinya: “Saya niat salat Witir tiga rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah Ta'alaa.”

Doa Selesai Sholat Tarawih dan Witir

Setelah menunaikan salat tarawih dan witir, dianjurkan untuk membaca zikir sebagai bentuk syukur dan penutupan ibadah malam tersebut. Berikut adalah doa zikir yang bisa dibaca:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhaanal malikil qudduus.

Artinya: “Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari segala kekurangan.”

Dengan bacaan doa yang dilafalkan selama bulan puasa Ramadan, umat Islam dapat meningkatkan ketakwaan dan keikhlasan dalam menjalani ibadah puasa.

Semoga Allah memudahkan dan menerima amal ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini.

(Serambinews.com/Gina Zahrina)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved