Sosok Mahdum Kepala Desa Terkaya, Hasilkan Rp30 Juta per Hari dan Punya 2 Istri
Tak hanya penghasilan dan keyaaan, yang lebih mencengangkan lagi, Mahdum memiliki istri dua orang.
Namun, ia memilih pergi dari rumah semasa bujang, dia lantas pergi mengadu nasib ke Sulawesi menjadi kuli bangunan.
"Dari tahun 2000 saya di Sulawesi, selama 5 tahun di sana saya pindah ke merantau ke Jambi masih jadi kuli bangunan," kata dia.
Baca juga: Daftar Harta Kekayaan Bupati dan Wali Kota Terpilih se-Aceh, Safriadi Oyon Jadi yang Terkaya
Singkat cerita, pada awal tahun 2010 ia pindah merantau ke Ibu Kota masih jadi kuli bangunan, "Ini pengalaman paling pahit di Jakarta, saya sampai tidur beralaskan kantong semen gajihan telat suka ditunda, sulit makan," ujarnya.
Selama satu tahun di Jakarta ia memutuskan kembali ke kampung halaman di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta.
Baca juga: Pandangan Guru Besar UMSU Penindakan Non-Pro Justitia oleh TNI, Implikasinya terhadap Tertib Hukum
"Saya di kampung mengawali usaha jadi sopir (perahu) bargas, dari sini saya kenal beberapa petambak ikan, sampai akhirnya saya ikut borong ikan dari petambak," ujar Mahdum.
Selama 3 tahun berjalan mengawali usaha jadi sopir perahu bargas, ia kemudian punya enam tambak ikan dan memulai usahanya sendiri.
"Sambil saya jual beli ikan di tambak sendiri, bermodalkan kepercayaan saya lalu menjualkan ikan para petambak yang ada di sini, sampai akhir tahun 2018 saya sudah punya 600 tambak ikan," kata dia.
Seiring berjalannya waktu, karena dikenal dermawan, ia kemudian dicalonkan oleh masyarakat Desa Ciririp pada 2014 untuk menjadi Kepala Desa.
"Dulu saya gak punya niat jadi Kepala Desa, tapi dipaksa nyalon sama masyarakat, bahkan uang biaya kampanye saya hasil patungan masyarakat," katanya.
Setelah tumbuh jadi orang sukses berkat usahanya, ia kini berhasil membuka lapangan kerja untuk 150 keluarga di Ciririp, bahkan ia punya tujuh rumah, ratusan hewan ternak, belasan mobil, dan 3 orang isteri.
Ia pun berani menjual ratusan tambak ikan hanya untuk memenuhi kebutuhan beras warganya.
Baca juga: Dulu Hanya Sopir Angkot, Prajogo Pangestu Kini Bertahan Jadi Orang Terkaya di Indonesia
Ketika ditemui Tribun di kediamannya pada, tumpukan beras juga memenuhi ruangan depan rumahnya dan bagasi mobilnya.
Beras tersebut disediakan Mahdum untuk keperluan warganya. Mahdum mengatakan, ia kerap membagi rata porsi bantuan pemerintah dan sumbangan pribadinya.
"Kalau dari pemerintah seperti bantuan sembako dari Kemensos atau Pemprov kan sudah terdata penerimanya, saya bagi porsi supaya yang gak terdaftar juga dapat," ujar Mahdum.
| 69 Unit Huntara Rusak Akibat Dihantam Badai di Langkahan Aceh Utara, Data Terbaru |
|
|---|
| VIDEO - Detik-Detik Istri Sah Labrak Suami dan Wanita Lain di Dalam Kos |
|
|---|
| VIDEO - Rumah Warga Demak Nyaris Dibakar, Gerak-Gerik Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
| BMK Bireuen Akan Bangun 100 Unit Rumah, Ini Sasarannya |
|
|---|
| Begini Kondisi 13 Rumah di Aceh Utara Rusak Dihantam Angin Kencang, Atap Beterbangan hingga Ambruk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Potret-Mahdum-kepala-desa-terkaya-dan-rumah-mewahnya.jpg)