Kesehatan
Tips Agar Berat Badan Turun setelah Puasa Ramadhan, Ini yang Harus Dilakukan dan Dihindari
Puasa Ramadhan bukan hanya sebagai ibadah, tetapi juga dapat menjadi kesempatan emas untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan.
SERAMBINEWS.COM - Puasa Ramadhan bukan hanya sebagai ibadah, tetapi juga dapat menjadi kesempatan emas untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan.
Selama bulan puasa, orang cenderung mengonsumsi makanan dalam porsi lebih kecil, yakni hanya dua kali makan besar, yaitu sahur dan buka puasa.
Hal ini secara tidak langsung menciptakan defisit kalori, yang merupakan kunci utama dalam proses penurunan berat badan.
Namun, agar puasa Ramadhan dapat mendukung tujuan penurunan berat badan, pemilihan makanan yang tepat sangatlah penting.
Mengonsumsi makanan bergizi dengan porsi yang seimbang dapat membantu menjaga stamina dan mempercepat proses pembakaran lemak, tanpa mengorbankan kesehatan tubuh.
Bagi mereka yang mengalami obesitas, bulan puasa ini bisa menjadi momen yang sangat tepat untuk memulai pola hidup lebih sehat.
Dengan pola makan yang terkontrol dan asupan kalori yang lebih rendah, proses penurunan berat badan bisa tercapai dengan lebih efektif.
Melansir Health Shots, berikut ini tips yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan saat puasa.
1. Siapkan makanan buka dan sahur sendiri
Aneka makanan dan jajanan memang banyak menggoda saat bulan puasa.
Saat sore hari jelang berbuka, biasanya banyak penjual yang menjajakan takjil hingga makanan berat.
Namun jika Anda ingin menurunkan berat badan pada Ramadhan kali ini, cobalah untuk tidak mudah tergoda.
Lebih baik masak dan persiapkan sendiri menu sahur dan buka puasa Anda.
Dengan demikian, Anda bisa memilih bahan yang bisa mendukung penurunan berat badan.
2. Hindari takjil manis dan gorengan
Takjil yang dijajakan selama Ramadhan banyak yang bercita rasa manis, atau yang dimasak dengan digoreng.
Padahal mengonsumsi keduanya terkadang malah merangsang rasa lapar berlebihan dan bisa berujung makan porsi besar.
Tentu saja hal ini bertolak belakang dengan rencana penurunan berat badan.
3. Pilih makanan padat nutrisi
Selalu pilih makanan yang padat nutrisi daripada yang padat kalori.
Ini termasuk buah-buahan, sayur-sayuran, dhal dalam jumlah yang cukup, dan sereal dalam makanan sehari-hari Anda.
Dengan demikian, Anda bisa kenyang dan mendapatkan banyak manfaat hanya dari porsi yang kecil.
4. Manfaatkan pemanis alami
Ingin berbuka dengan yang manis-manis?
Anda dapat memilih pemanis alami seperti pisang, kurma, dan buah kering.
Selain itu, fokuslah pada konsumsi karbohidrat kompleks, makanan kaya serat, dan protein untuk membantu menstabilkan kadar gula darah dan mengurangi keinginan makan.
5. Jangan berbuka terlalu larut malam
Setelah masuk waktu buka, hindari makan besar terlalu larut malam.
Makan malam lebih awal dapat mendukung penurunan berat badan.
Ini dapat memberikan tubuh Anda lebih banyak waktu untuk mencerna dan memetabolisme makanan sebelum tidur, mencegah penyimpanan kelebihan kalori sebagai lemak.
6. Cukup minum
Minumlah cukup air selama malam hari.
Air sangat penting untuk tubuh dan turut berkontribusi dalam penurunan berat badan.
7. Jangan makan porsi berlebihan
Hal ini penting untuk menurunkan berat badan dengan cepat.
Meski seharian berpuasa, jangan “balas denda,” dengan makan porsi besar pada malam harinya.
Berikan tubuh Anda kesempatan untuk membakar lemak yang tersimpan.
Saat Anda mengalami defisit kalori, tubuh terpaksa menggunakan lemak yang tersimpan sebagai energi.
(TribunHealth.com)
Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul 7 Cara agar Berat Badan Turun setelah Puasa Ramadhan, Hindari Takjil Berikut
Baca juga: Kaya Nutrisi, Ini 5 Keunggulan Rutin Makan Pepaya, Buah Murah dan Mudah Didapat
| 5 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Gejala Alergi Secara Alami, Ada Jeruk hingga Jahe |
|
|---|
| 4 Manfaat Putih Telur untuk Pemulihan Luka Setelah Operasi, Bantu Percepat Penyembuhan |
|
|---|
| Operasi Katarak Apa Ditanggung BPJS? Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan |
|
|---|
| 5 Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan, Baik Dikonsumsi Setiap Hari Asal Tidak Berlebihan |
|
|---|
| Manfaat Pare untuk Kesehatan, Baik untuk Diabetes hingga Meningkatkan Daya Tahan Tubuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hukum-Qodha-Puasa-10-Hari-Sebelum-Ramadhan.jpg)