Minggu, 3 Mei 2026

Berita Pidie

Bupati Sarjani Akan Rombak Kabinet

Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH MH akan merombak kabinet, terutama untuk mengisi jabatan kosong akibat adanya pejabat yang telah pensiun. 

Tayang:
Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati Pidie, Sarjani Abdullah. 

Intinya, saya akan pelajari terhadap pejabat yang nantinya ke mana digeser. Kekosongan jabatan harus cepat  diisi sehingga pelayanan terhadap masyarakat akan lebih maksimal. SARJANI ABDULLAH, Bupati Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH MH akan merombak kabinet, terutama untuk mengisi jabatan kosong akibat adanya pejabat yang telah pensiun. 

Pernyataan Bupati Sarjani disampaikan saat selesai menggelar apel perdana di halaman Kantor Bupati Pidie, Rabu (19/2/2025). Saat itu, Sarjani didampingi Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, dan Sekda Pidie, Samsul Azhar. 

Untuk diketahui, sejumlah SKPK yang kini kosong adalah Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Selanjutnya,  Asisten Satu, Asisten Dua, Asisten Tiga, dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan juga masih kosong. 

Kemudian Bagian Prokopim Setdakab Pidie dan Bagian Umum. Bupati Pidie, Sarjani Abdullah mengatakan, pengisian jabatan kosong sangat penting demi mewujudkan kelancaran pekerjaan dalam melayani masyarakat. 

Namun, kata orang nomor satu di Pidie itu, pergantian pejabat tidak boleh buru-buru. Sebab, jika terjadi kesalahan tidak bisa diperbaiki dengan waku yang singkat. Artinya, jika terjadi kesalahan tidak bisa diperbaiki denga waktu dua hari.

"Kalau terjadi kesalahan kita bisa memperbaiki dengan rentang waktu sebulan, tidak masalah. Tapi, faktanya jika terjadi kesalahan dengan waktu satu bulan kita tidak bisa memperbaikinya. Namun, pergantian pejabat tetap akan kita laksakan," jelasnya. 

Menurutnya, pergantian pejabat perlu dilakukan secara terukur dan adanya mekanisme yang telah diatur. Ialah harus ada izin Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementrian Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biokrasi (KemenPAN-RB).

Selain itu, kata Abu Sarjani--panggilan akrab--Sarjani Abdullah, dirinya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat. Setelah itu, baru dilakukan pelelangan jabatan dengan melibatkan tim pansel. Persiapan berkas saat pelelangan jabatan butuh waktu lama. 

Evaluasi akan dilakukannya, meski dirinya masih kegiatan orientasi kepemimpinan (retret) di Akademi Militer atau Akmil di Magelang, Jawa Tengah hingga 28 Februari 2025.

"Intinya, saya akan pelajari terhadap pejabat yang nantinya ke mana perlu digeser. Kekosongan jabatan harus cepat  diisi sehingga pelayanan terhadap masyarakat akan lebih maksimal," jelasnya. 

Seiring beredarnya informasi akan dilakukan perombakan kabinet, sehingga beberapa pejabat di Pidie mulai melakukan pendekatan dengan Bupati Pidie, Sarjani Abdullah. Bahkan, sejumlah pejabat datang ke Jakarta untuk mendampingi Bupati Sarjani mengikuti retret di Akmil di Magelang, Jawa Tengah. Hal itu berdasarkan video yang beredar di media sosial (medsos).(naz)

 

Tingkatkan Disiplin

Sementara Wabup Pidie, Alzaizi mengatakan, apel pagi wajib dilakukan ASN untuk menciptakan kedisiplinan. Pernyataan itu dilontarkan Alzaizi pada apel pagi di halaman kantor bupati setempat, Senin (24/02/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved