Minggu, 26 April 2026

Kesehatan

Ada Riwayat Maag, Kenapa Orang Bisa Puasa dengan Sehat di Bulan Ramadhan? Ini Kata dr Zaidul Akbar

Meskipun maag sering kali membuat penderitanya sulit melewatkan waktu makan, ternyata puasa bisa memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Tangkapan layar kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official
dr Zaidul Akbar memberikan penjelasan terkait puasa meski ada riwayat maag dan manfaat di balik puasa itu sendiri, Kamis (27/2/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Pernahkah kamu berpikir mengapa seseorang sanggup menjalankan ibadah puasa padahal sebelum bulan Ramadhan, dia pernah mengalami sakit maag yang mengharuskan untuk makan tepat waktu?

Meskipun maag sering kali membuat penderitanya sulit melewatkan waktu makan, ternyata puasa bisa memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dr Zaidul Akbar menjelaskan bagaimana dengan pendekatan yang benar, tubuh bisa beradaptasi dan bahkan memperbaiki fungsi pencernaannya, sehingga puasa bisa tetap dijalani dengan sehat, meskipun ada riwayat maag.

Lewat akun Instagaram @cafe.jsr dikutip Serambinews.com, Kamis (27/2/2025), dr Zaidul Akbar mengungkap alasan di balik mengapa seseorang bisa sanggup puasa di bulan Ramadhan meski dulunya mempunyai riwayat sakit maag.

dr Zaidul Akbar mengatakan, apabila kita menjalankan puasa dengan benar, sesuai dengan tuntutan syariat dan petunjuk Al-Quran, maka puasa memberikan efek yang luar biasa bagi tubuh sekalipun anda memiliki riwayat maag.

Justru, puasa mampu mengurai dan membuang segala hal yang rusak dalam tubuh, memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dan menyembuhkan dirinya sendiri.

Baca juga: Makan Kurma Saat Ramadhan Apalagi Beli di Pasar, Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Kata dr Zaidul Akbar

"Percayalah bu, pak, kalau kita benar-benar ngelakuin itu dengan baik dan benar ya, 
sesuai dengan tuntutan syariat dan tuntunan Al-Quran, puasa tuh efeknya luar biasa. Jadi puasa tuh ngurai yang rusak-rusak dibuang sama dia," kata dr Zaidul Akbar.

Selain itu, puasa juga berfungsi untuk memperbaiki segala yang disfungsi dalam tubuh kita. Semua bagian yang tidak berfungsi dengan baik akan diperbaiki, memberikan kesempatan bagi tubuh untuk kembali optimal.

Karena itu, dr Zaidul Akbar sangat meyakini bahwa puasa merupakan salah satu terapi terbaik bagi orang-orang yang menderita penyakit degeneratif, kronik, bahkan autoimun.

Puasa memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya dan meningkatkan kesehatan secara alami.

dr Zaidul Akbar kemudian membagi kisahnya, ia pernah berpuasa selama 21-22 jam lamanya dengan satu kali makan sebelumnya. Alhasil, dia merasakan tubuhnya terasa lebih enak karena sudah direfresh melalui puasa tersebut.

"Kalau saya, pernah paling lama 21 atau 22 jam tidak makan. Cuma sekali makan, dan rasanya tubuh jadi terasa luar biasa segar dan enak setelahnya," sambunya.

Baca juga: Tergolong Jeroan, dr Zaidul Akbar Sebut 5 Organ Hewan Ini Justru Kaya Multivitamin, Berikut Resepnya

Bahkan menurut dr Zaidul Akbar, puasa itu justru bisa jadi obat bagi orang yang punya masalah lambung, dispepsia, mag, dan sebagainya.

Kenapa? Karena meskipun mereka sehari-hari tidak bisa telat makan, puasa justru memberi kesempatan bagi lambung untuk beristirahat dan memperbaiki diri.

Proses tersebur membantu tubuh untuk lebih sehat dan seimbang di samping puasa itu dilakukan karena keimanan sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah dan kecintaan kepada Allah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved