Perang Gaza
Israel Kembali Berkhianat, Tak Mau Mundur, Tentara Tetap Berada di Dekat Perbatasan Gaza-Mesir
Tidak jelas apakah kesepakatan itu akan benar-benar dilaksanakan karena ada laporan bahwa Netanyahu ingin memperpanjang tahap pertama daripada melanju
SERAMBINEWS.COM - Seorang pejabat Israel yang anonim, baru saja dalam satu jam terakhir, telah mengirim memo kepada media Israel dan jurnalis Israel yang mengatakan bahwa Israel tidak akan menarik diri dari Koridor Philadelphia, sebuah keputusan yang jika benar, menunjukkan pengkhiatan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Koridor Philadelphia adalah wilayah yang berada di antara Gaza dan Mesir, tempat tentara Israel telah hadir dalam jumlah cukup besar sejak dimulainya perang, meskipun itu merupakan salah satu persyaratannya untuk mundur berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.
Tidak jelas apakah kesepakatan itu akan benar-benar dilaksanakan karena ada laporan bahwa Netanyahu ingin memperpanjang tahap pertama daripada melanjutkan ke tahap kedua dan berkomitmen untuk mengakhiri perang, mencoba membebaskan lebih banyak tawanan tanpa komitmen untuk mengakhiri pertempuran.
Hamas mengatakan mereka bersedia menunjukkan fleksibilitas, membebaskan semua tawanan dalam satu gelombang besar.
Baca juga: Trump Rilis Video AI tentang Visinya untuk Masa Depan Gaza, Ada Netanyahu Tengah Bersantai di Pantai
"Jadi, tidak jelas di mana tepatnya posisi kita, tetapi kita akan mendapatkan jawabannya dalam beberapa hari karena gencatan senjata ini berakhir pada hari Sabtu," seperti dikutip dari Al Jazeera.
Israel Tunda Pembebasan 24 Tahanan Anak Pelestina dan Dua Tahanan Dewasa
Kantor Media Tahanan Palestina (ASRA), mengutip Saleh al-Hams, kepala departemen keperawatan di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, melaporkan sebagai berikut sebagaimana yang dirilis jaringan berita Al Jazeera.
456 tahanan yang dibebaskan tiba di Rumah Sakit Eropa pagi ini.
Staf rumah sakit sedang menantikan kedatangan 24 tahanan anak dan dua orang dewasa, tetapi otoritas Israel menunda pembebasan mereka.
Para tahanan yang dibebaskan berada dalam kondisi sangat kurus kering, dan beberapa dari mereka tidak dapat berjalan karena parahnya pemukulan dan penyiksaan.
Sebagian besar mantan tahanan menderita penyakit kulit, dan satu orang dirawat semalam karena menderita fibrosis paru-paru.
Obat untuk penyakit kudis diberikan kepada semua tahanan yang dibebaskan.
Para tahanan yang dibebaskan tersebut mengalami pemukulan hebat yang difokuskan pada bagian dada sehingga menyebabkan tulang rusuk mereka patah.
Seorang mantan narapidana datang dengan tangan yang diamputasi dan narapidana lain dengan kaki yang diamputasi akibat penyakit diabetes dan kurangnya pengobatan.
Di antara tahanan yang dibebaskan ada 15 staf medis.
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.