Kamis, 23 April 2026

Ramadan 2025

Hilal Sudah Terlihat, Arab Saudi Awali Puasa Ramadhan pada Sabtu 1 Maret 2025

Para pemantau hilal di Saudi mengamati bulan sabit menjelang dan selama matahari terbenam dengan menghadap ke arah barat.

Editor: Faisal Zamzami
Twitter
PANTAU HILAL - Pemerintah Arab Saudi menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. 

Tetapkan Awal Ramadan 1 Maret, Menteri Agama: Hilal Terlihat di Aceh

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan alasan Pemerintah menetapkan awal Ramadan pada esok hari.

Dirinya mengatakan posisi hilal telah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

 
Pada 2021 Menteri Agama anggota MABIMS menyepakati kriteria baru yaitu tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

"Pertama, kita telah mendengar paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebutkan pada hari rukyat tanggal 28 Februari 2025 M, tinggi hilal di seluruh wilayah NKRI antara: 3° 05‘ 55“ atau 3,10 derajat sampai dengan  4° 40‘ 96“ atau 4,68 derajat,” kata Nasaruddin melalui keterangan tertulis, Jumat (28/2/2025).

"Dengan sudut elongasi antara  4° 47‘ 02“ atau 4,78 derajat  sampai dengan 6° 24‘ 14“ atau 6,40 derajat,” tambahnya.

Hal ini selanjutnya terkonfirmasi oleh pernyataan para perukyah yang diturunkan Kemenag.

Pada tahun ini, rukyah dilaksanakan Kemenag di 125 titik di Indonesia.

Nasaruddin mengatakan, pengumuman hasil sidang isbat mundur dari jadwal semula pada pukul 19.00 WIB karena mereka menunggu hasil pemantauan dari wilayah paling barat Indonesia di Provinsi Aceh.

"Sesuai dengan kondisi objektif hilal pada malam ini dari Indonesia bagian Timur, Tengah, sampai Barat itu tidak dimungkinkan menyaksikan hilal. Maka itu kita terpaksa menunggu wilayah Barat di Aceh, karena itu yang paling memungkinkan," ucap Nasaruddin dalam jumpa pers, Jumat (28/2/2024) malam.

Nasaruddin mengatakan hilal terlihat di Aceh oleh dua orang perukyah yang telah disumpah.

"Kita mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal yang bekerja di bawah sumpah, mulai dari Aceh hingga Papua. Di 125 titik tersebut, tadi dilaporkan oleh Dirjen Bimas Islam, bahwa ada dua perukyah di Aceh yang melihat hilal. Keduanya juga telah disumpah atas pernyataannya tersebut," ujar Nasaruddin.

Pada wilayah Barat Laut di Provinsi Aceh NKRI termasuk di Sabang dan Banda Aceh telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS  (3-6,4°).

Dengan demikian, keputusan pemerintah terkait awal Ramadhan tahun ini sama dengan keputusan Muhammadiyah yang juga menetapkan pada 1 Maret 2025.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved