Senin, 27 April 2026

Ramadan 2025

Ketinggian Hilal 4 Derajat, Awal Puasa Ramadhan Pemerintah dan Muhammadiyah Berbarengan Sabtu Besok

 Jika hilal sudah berada di ketinggian empat derajat maka 1 Ramadhan kemungkinan besar jatuh di esok hari.

|
Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
PANTAU HILAL – Teleskop astronomi untuk pemantauan hilal awal Ramadhan 2025 sudah terpasang di Lantai 3 Gedung Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/2/2025). 

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, menyebut bahwa hilal yang memenuhi kriteria MABIMS tersebut diprediksi hanya akan terlihat di Aceh.

"Awal Ramadhan ini posisi hilal yang memenuhi kriteria itu hanya di wilayah Aceh, di wilayah lain belum memenuhi kriteria," ucap Thomas, dikutip dari YouTube BRIN Indonesia, Selasa (25/2/2025).

Baca juga: Jemaah An Nadzir Mulai Puasa 28 Februari, Manfaatkan Aplikasi Android untuk Tentukan Hilal

Ketinggian Hilal di Jakarta 4 Derajat

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jakarta memantau hilal untuk menentukan awal Ramadhan 2025 di Jakarta Timur pada Jumat (28/2/2025).

Ketinggian hilal di Jakarta sudah empat derajat.

"Dari sisi ketinggiannya sudah cukup tinggi, sudah 4 derajat, sudut elongasinya juga sudah memenuhi untuk wilayah di DKI Jakarta," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jakarta Adib saat diwawancarai di Kanwil Kemenag Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Sebenarnya, kata Adib, jika hilal sudah berada di ketinggian empat derajat maka 1 Ramadhan kemungkinan besar jatuh di esok hari.

Pasalnya, untuk menentukan 1 Ramadhan maka ketinggian hilal minimal harus mencapai tiga derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat.

Namun, hasil pemantauan hilal itu belum final.

Pengamatan di lokasi sekitar pukul 17.11 WIB, proses pemantauan hilal di gedung Kanwil Kemenag Jakarta masih terus berlangsung.

Proses pemantauan hilal sendiri dilakukan oleh pihak Kemenag Jakarta dan Ormas Islam LBII.

Pemantauan hilal itu dilakukan dengan menggunakan satu teleskop, beserta teodolit.

Adib menegaskan, untuk hasil final pemantauan hilal sendiri akan terlihat saat matahari Jakarta mulai terbenam sekitar pukul 18.11 WIB.

"Jakarta kalau enggak salah jam 18.11 WIB. Jadi, persiapan kita sudah mulai persiapan di titik-titik lokasi itu, terutama nanti pada saat terbenam matahari maka baru bisa kita lihat hilal secara jelas," terang dia.

Baca juga: Sore Ini Dilakukan Pemantauan Hilal, Aceh jadi Penentu Awal Ramadhan

 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved