Konflik Palestina vs Israel
Operasi Militer IDF Menggila di Tepi Barat, Israel Klaim Tewaskan Komandan Hamas Isser Saadi
Ditambahkan IDF kalau, selama operasi militer dan setelah baku tembak, para prajurit berhasil melenyapkan Isser Saadi dan militan lainnya.
SERAMBINEWS.COM - Militer Israel (IDF) mengatakan pada Selasa (4/3/2025) kalau mereka telah memperluas serangannya di Tepi Barat yang diduduki yang saat ini memasuki hari ke-43 ke wilayah baru di kota utara Jenin.
Militer IDF mengatakan dalam sebuah pernyataan kalau pasukannya beroperasi sesuai dengan informasi intelijen untuk menangkap pimpinan Hamas di Jenin pada malam hari.
Ditambahkan IDF kalau, selama operasi militer dan setelah baku tembak, para prajurit berhasil melenyapkan Isser Saadi dan militan lainnya.
"Pasukan Israel "memperluas operasi kontraterorisme di Samaria utara ke daerah tambahan di Jenin", kata IDF, menggunakan nama Alkitab untuk bagian Tepi Barat itu, seraya menambahkan bahwa operasi itu menewaskan dua warga Palestina termasuk pemimpin Hamas di daerah itu, Isser Saadi, selama serangan malam hari," tulis laporan RNTV mengutip pernyataan IDF, Selasa.
Pernyataan IDF menambahkan, kalau tiga orang yang dicari telah ditangkap.
IDF juga mengklaim kalau pasukan mereka menemukan senjata, termasuk senapan M-16, pistol, dan peralatan militer lainnya selama operasi tersebut.
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa seorang pria berusia 21 tahun ditembak mati oleh militer Israel di bagian timur Jenin, dan jenazahnya ditahan oleh pasukan tersebut.
Baca juga: Puluhan Ribu Warga Palestina Cari Perlindungan setelah Serangan Israel di Tepi Barat
Menggila di Tepi Barat
Selain perluasan wilayah operasi, agresi militer IDF di Tepi Barat dilaporkan juga menggila dengan disertai penghancuran berbagai fasilitas sipil.
Hal itu ditunjukkan dalam agresi Israel terhadap kota Tulkarm dan kedua kamp pengungsi Palestina di kota tersebut yang memasuki hari ke-37 pada Selasa ini.
"Di tengah eskalasi militer, pengepungan yang menyesakkan, terjadi penyerbuan dan penggerebekan terhadap rumah-rumah, serta pengusiran dan pemindahan penduduknya," tulis laporan Khaberni.
Sumber-sumber informasi (narasumber) Palestina mengatakan kalau pasukan pendudukan Israel mengirim bala bantuan militer berupa kendaraan dan truk tangki bahan bakar ke kota tersebut.
IDF kemudian memposisikan diri di depan bangunan-bangunan perumahan yang mereka rebut di Jalan Nablus yang menghubungkan kamp Tulkarm dan Nour Shams, menghalangi pergerakan kendaraan, sementara pasukan infanteri dikerahkan di jalan-jalan utama menuju kedua kamp tersebut.
"Pasukan Israel terus melanjutkan pengepungan ketatnya terhadap kamp Tulkarm dan Nur Shams, mencegah masuk maupun keluar dari sana, dan mengerahkan patroli jalan kaki di sekitar kamp tersebut dan di dalam lingkungan dan gang, menyerbu rumah-rumah, merusaknya, menghancurkan isinya, dan menjadikan penduduk di dalamnya sebagai sasaran interogasi, memaksa mereka untuk pergi, sambil menembakkan peluru tajam serta bom suara dan cahaya untuk meneror mereka," kata laporan tersebut.
Selain itu, Pasukan IDF juga meningkatkan pembongkaran dan pembakaran rumah dan fasilitas di lingkungan kamp Nour Shams, selain merusak secara total infrastruktur, termasuk listrik, air, pembuangan limbah, dan jaringan komunikasi.
Trump Sesumbar Akhiri Perang Gaza dalam Dua Pekan di Tengah Serangan Israel yang Terus Meningkat |
![]() |
---|
Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis |
![]() |
---|
Trump Siapkan Rencana Gaza Pasca-perang, Warga Palestina Khawatir Jadi Korban Relokasi Paksa |
![]() |
---|
Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Serangan Israel ke Ibu Kota Yaman, Houthi Janji Balas |
![]() |
---|
Israel Serang Ibu Kota Yaman dengan Bom Cluster, Menargetkan Infrastruktur Sipil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.