Berita Nagan Raya
Update Banjir Nagan Raya Rendami 30 Desa, Jalan Nasional Terendam Berangsur Surut
Banjir besar melanda Kabupaten Nagan Raya, sejak Selasa malam hingga Rabu (5/3/2025) dini hari.
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Banjir besar melanda Kabupaten Nagan Raya, sejak Selasa malam hingga Rabu (5/3/2025) dini hari.
Akibatnya, selain pemukiman penduduk terendam juga menyebabkan beberapa titik jalan nasional ikut terendam banjir.
Bahkan, kendaraan harus menunggu hingga 5 jam di kawasan Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya karena tinggi air dan transportasi baru bisa kembali dilintasi pada Rabu pagi setelah air surut.
Berdasarkan data diperoleh Serambi, Rabu dari BPBD Nagan Raya banjir merendami 30 desa tersebar di 9 desa di Nagan Raya.
Banjir mengepung sebagian Nagan Raya sejak Selasa malam, namun pada Rabu siang mulai kembali surut secara beransur.
Baca juga: Banjir Jalan Nasional di Alue Bata Nagan Raya Mulai Surut, Kendaraan Sempat Terjebak Berjam-jam
Desa yang terendam banjir Kecamatan Beutong yakni Lhok Semot dan Kuta Jeumpa, Kecamatan Seunagan Timur yakni Krueng Kulu, Blang Preh dan Blang Bayu, Kecamatan Seunagan yakni Pante Cermen.
Selanjutnya Kecamatan Suka Makmue yakni Krak Tampai, Kecamatan Kuala yakni Ujong Fatihah dan Blang Muko, Kecamatan Kuala Pesisir yakni Langkak dan Lueng Teuku Ben, Kecamatan Tadu Raya yakni Gunong Gelugo, Gunong Kupok dan Alue Bata.
Berikutnya Kecamatan Tripa Makmur yakni Ujong Krueng, Mon Dua, Pasi Kebeu Dom, Kecamatan Darul Makmur yakni Simpang Deli Kilang, Simpanh Deli Gampong, Panten Bayu, Pulo Teungoh, Alue Getah, Alue Waki, Ujong Lamie, Puloe Ie, Suka Ramai, Krueng Alem, Ujong Tanjong, Kaye Unoe dan Kuta Trieng
Terkait banjir tersebut, Tim BPBD dikerahkan ke lokasi guna membantu masyarakat bersama pihak kecamatan.
"Banjir melanda Nagan Raya setelah dilanda hujan lebat. Sejauh ini mulai beransur surut. Semoga tidak hujan lagi," ujar Tim Pusdalops BPBD Nagan Raya, Agus Salim.
Baca juga: Detik-detik Mal Diterjang Banjir Bekasi, Pengunjung & Pedagang Panik Selamatkan Diri, Kota Lumpuh
Diakuinya, sejauh ini tidak ada yang mengungsi dan korban banjir juga masih dalam pendataan termasuk dari pihak kecamatan.
Terjebak berjam-jam
Sementara itu, masyarakat pengguna jalan dari arah Tapaktuan dan Banda Aceh terjebak berjam-jam di jalan nasional Alue Bata, Tadu Raya, Nagan Raya karena genangan banjir di jalan yang tinggi.
Kendaraan baru dapat melintasi jelang subuh setelah sebelumnya terhenti pada Selasa malam karena debit air terus meninggi.
Baca juga: Dihantam Banjir, Jembatan Penghubung Dua Desa di Abdya Ambruk
Beberapa masyarakat juga menyampaikan keluhan bahwa mereka harus menunggu lama di lokasi hingga air surut dan kondisi banjir merendami di jalan itu sudah menjadi langganan saat hujan sehingga Kementerian PU, Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya agar mencarikan solusi.
"Kami terpaksa sahur di jalan lokasi itu menunggu air surut," ujar pengendara asal Abdya.
Tidak jauh dari lokasi banjir, pada Selasa malam, pohon besar juga tumbang ke jalan nasional di Desa Alue Bata, Tadu Raya dan Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang juga turun ke lokasi membantu membersihkan bersama tim Pemkab.(*)
Baca juga: Maling Mulai Incar Rumah Warga Jelang Sahur, di BTN Sungai Pauh Langsa Barat Digagalkan Warga
| Pemkab Nagan Raya Gelar Pangan Murah di 10 Kecamatan, Catat Jadwal dan Lokasinya |
|
|---|
| Warga Beutong Ateuh Unjuk Rasa Tolak Segala Bentuk Izin Tambang |
|
|---|
| Sikapi Aksi Demo di Kuta Trieng, Pemkab Nagan Turun Tangani Persoalan Bantuan Korban Banjir |
|
|---|
| 73 Lulusan MUQ Nagan Diwisuda, 3 Di Antaranya Hafal 30 Juz, Begini Pesan Bupati TRK |
|
|---|
| Ipelmasra Gelar FGD di Nagan Raya, Kupas Optimalisasi Pelayanan Publik Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jalan-nasional-di-Alue-Bata_Nagan-Raya-terendam-banjir-dan-berangsur-surut.jpg)