Berita Aceh Timur

Warga Aceh Timur Keluhkan Pemadaman Listrik

Ada kabel yang terputus, makanya terpaksa kita padamkan agar segera bisa kita perbaiki. BRIAN WAHYUDI, Manager ULP PLN Langsa

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Ilustrasi mati lampu 

Ada kabel yang terputus, makanya terpaksa kita padamkan agar segera bisa kita perbaiki. BRIAN WAHYUDI, Manager ULP PLN Langsa

SERAMBINEWS.COM, IDI – Warga di Kecamatan Birem Bayeun dan Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, mengalami pemadaman listrik selama hampir dua jam pada Rabu (5/3/2025) dini hari. 

Gangguan ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah bulan Ramadhan. Selain saat masyarakat menjalankan ibadah di malam hari, mereka juga bersiap untuk sahur.

Sejumlah warga mengeluhkan pemadaman tersebut karena menghambat aktivitas, terutama yang bergantung pada listrik untuk penerangan dan peralatan rumah tangga. "Untung padamnya bukan saat buka puasa, kalau saat itu bisa lebih merana," lapor seorang warga, Ilham kepada Serambi, kemarin.

Dalam sepekan terakhir, pemadaman listrik juga terjadi di beberapa wilayah lain, termasuk Gampong Bayeun. Di mana sempat mengalami gangguan pada sore hari.

Warga semakin khawatir dengan stabilitas pasokan listrik di daerah tersebut. Kondisi itu mengingat kebutuhan listrik meningkat selama Ramadhan. Masyarakat berharap gangguan ini dapat segera diatasi agar tidak terus berulang.

Selain itu, warga meminta pihak PLN mengenai jadwal dan alasan pemadaman. Kecuali itu, mengharapkan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Sementara Manager ULP PLN Langsa, Bian Wahyudi saat dihubungi Serambi, menerangkan, bahwa pemadaman dilakukan pada Rabu (5/3/2025) dini hari, karena ada kabel yang terputus disebabkan oleh musang. 

Sehingga, pihak PLN memperbaiki dan terpaksa memadamkan listrik selama dua jam. "Ada kabel yang terputus, makanya terpaksa kita padamkan agar bisa kita perbaiki," ujarnya. 

Bian mengakui, selama Ramdhan ini tidak ada pemadaman atau pemeliharaan jadi listrik tetap akan hidup. Namun, jika ada gangguan eksternal seperti pohon tumbang atau binatang yang menyebabkan kabel putus itu di luar jangkauan mereka. 

"Kalau pengaruh eksternal itu di luar jangkauan kita. Misalnya,  ada pohon tumbang itu pasti listrik padam, dan kita tetap siap siaga memperbaikinya," papar Bian Wahyudi.(al)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved