Berita Aceh Timur
Akhiri Masa Jembatan Batang Kelapa, Jalur Peunaron-Ranto Peureulak Bakal Dipasang Jambatan Aramco
Proses pengerjaan besar ini dimulai pada hari ini Senin (19/1/2026), perbaikan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM,IDI - Jembatan darurat di kawasan Gunung Putus, Desa Peunaron Lama, yang sebelumnya hanya mengandalkan batang pohon kelapa, kini mulai diperbaiki secara permanen menggunakan konstruksi jembatan Aramco.
Proses pengerjaan besar ini dimulai pada hari ini Senin (19/1/2026), perbaikan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga saat melintas jembatan amblas di Gunung Putus.
Dari keterangan Camat Peunaron, Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa jembatan yang dibangun pasca banjor itu sering amblas dan tak kuat menahan tonase kendaraan.
"Sesuai arahan Bapak Bupati, alat berat dari BNPB sudah di lokasi. Kita tidak lagi menggunakan batang kelapa, tapi memasang Aramco bantuan dari Kodim agar lebih kokoh," ujar Muhammad di lokasi peninjauan, Senin (19/1).
Bagi masyarakat yang kerap melintasi jalur Lokop-Peureulak, harap memperhatikan jadwal penting ini. Mengingat pengerjaan pemasangan Aramco membutuhkan ruang yang luas dan tingkat keamanan tinggi, pihak Muspika akan memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas.
Baca juga: Tim SAR Bermalam di Jurang 200 Meter demi Jaga Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh
Hari dan tanggal: Rabu, 21 Januari 2026
Jam operasional: Pukul 08:30 WIB hingga selesai (estimasi pengerjaan inti 12 jam)
Lokasi Perbatasan Peunaron - Ranto Peureulak (Gunung Putus).
"Kami memohon pengertian para pengguna jalan. Penutupan sementara ini demi kelancaran alat berat bekerja sehingga jembatan bisa tuntas tepat waktu dalam sepekan ke depan," tambahnya.
Perbaikan ini tidak hanya melibatkan alat berat, tetapi juga semangat gotong royong. Aparatur desa hingga masyarakat setempat turun langsung membantu teknis pengerjaan di lapangan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada TNI/Polri, BNPB, dan para donatur yang telah bergerak cepat merespons keluhan warga terkait akses transportasi yang sempat terhambat.
"Target kita seminggu selesai. Setelah itu, kendaraan berbagai jenis bisa melintas dengan tenang tanpa khawatir jembatan akan amblas lagi," pungkas putra asli Idi Cut tersebut.
Perbaikan jembatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, BNPB, Muspika Peunaron, serta dukungan Kodim 0104/Aceh Timur.
| Mahasiswa Aceh Timur Kecewa, Sebut Pemerintah Aceh Abaikan Aliansi Mahasiswa Soal Pergub No 2 |
|
|---|
| Dua Atlet Taekwondo Aceh Timur Cedera Saat Berlaga dalam Prapora di Pidie |
|
|---|
| GEUBRAK Sebut Banjir 2025 di Aceh Timur Akibat Perusakan Hutan, Perusahaan Harus Bertanggung Jawab |
|
|---|
| PMII Aceh Timur Tekan Pemkab Ambil Sikap Soal Polemik JKA |
|
|---|
| Seorang Pasien di Langsa Ditolak RS saat Berobat karena Desil 8+, Ini Iuran BPJS Kesehatan Mandiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pengendara-motor-sedang-melewati-jembatan-darurat.jpg)