Berita Bireuen

SMPN 1 Bireuen Hadirkan Teungku Dayah Isi Belajar di Bulan Ramadhan

Belajar selama Ramadhan, SMPN 1 Bireuen menghadirkan para teungku dayah untuk mengisi pembelajaran tentang keagamaan bagi peserta didik dalam bulan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
BELAJAR - Siswa SMPN 1 Bireuen, Sabtu (8/3/2025) sedang belajar bidang agama mengisi kegiatan belajar bulan Ramadhan 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Belajar selama Ramadhan, SMPN 1 Bireuen menghadirkan para teungku dayah untuk mengisi pembelajaran tentang keagamaan bagi peserta didik dalam bulan suci ramadhan dengan harapan anak-anak tetap rajin sekolah.

"Kami mendatangkan 10 teungku dayah dari Blang Bladeh untuk mengajarkan siswa-siswi tentang agama dalam pembelajaran di sekolah di bulan suci ramadhan ini," ujar Kepala SMP Negeri 1 Bireuen, Ibrahim
Harun, Sabtu  (8/3/2025)

Ditambahkan, dalam rangka mengisi pembelajaran di bulan puasa ini, sekolah menggelar beberapa kegiatan untuk menarik minat anak belajar, yaitu cerdas cermat dengan menggabung beberapa mata pelajaran dan soal rebutan, kepada siswa meraih juara diberi hadiah doorprize oleh guru.

Juga lomba sambung menyambung ayat oleh satu siswa dengan siswa lainnya dalam kelompoknya. 

Baca juga: Keluarga Besar A Gani Sunat 34 Anak Kurang Mampu di Pidie Secara Gratis

Hadiah kecil ini diberikan untuk mengikat semangat anak mengisi pembelajaran di bulan ramadhan dan anak-anak diharapkan penuh semangat sekolah. 

Dijelaskan, dengan adanya inovasi pembelajaran ini dan tidak hanya belajar monoton, anak kami semua
tetap semangat dan rajin pergi sekolah.

"Kita paham keterbatasan di bidang agama, kita kolaborasi dengan pesantren Blang Bladeh, kita hadirkan teungku teungku hari ini 10 orang setiap hari untuk memberi pembelajaran tentang keagamaan," jelasnya.

Para guru tetap  hadir sebagaimana biasanya untuk mendampingi siswa dalam pembelajaran. 

"Kita juga membuat game berbentuk pertanyaan kepada siswa, hal ini kita lakukan supaya anak-anak betul-betul mau belajar dan mau mengikuti kegiatan di sekolah selama bukan ramadhan," harapnya.

Diharapkan juga dengan hadirnya guru - guru dayah ini, anak-anak kami bisa mendapatkan ilmu baru, akan dapat motivasi dan semangat hidup yang baru. 

"Begitu juga dengan tantangan beberapa game dan cerdas cermat saat pulang dari sekolah mereka akan belajar untuk dapat menunjukkan diri harus tampil prima, bagus dan harus mendapat juara," jelas Kepala SMP Negeri 1 Bireuen. (*)

Baca juga: Ngabuburit Filsafat Islam: Prof Syamsul Rijal Soroti Tantangan Ramadan di Era Digital

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved