Berita Aceh Singkil

Harga Sawit Melejit, Berkah Ramadhan Bagi Petani Aceh Singkil

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus melejit di Kabupaten Aceh Singkil pada bulan Ramadhan

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
KELAPA SAWIT - Proses muat tandan buah segar kelapa sawit petani ke mobil untuk dibawa ke pabrik. Di tingkat petani di Kabupaten Aceh Singkil, sawit tembus Rp 2.570 per kilogram, Rabu (12/3/2025). 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar kelapa sawit terus melejit di Kabupaten Aceh Singkil.

Per kilogram Rp 2.570 di tingkat petani, Rabu (12/3/2025). 

Harga tersebut naik sekitar Rp 300 dibanding awal tahun 2025 ini. 

Hal itu menjadi berkah tersendiri pada Ramadhan 1446 Hijriah bagi petani di Kabupaten Aceh Singkil

Maklum ketika kebutuhan Ramadhan meningkat, sawit yang jadi penopang utama kehidupan mayoritas penduduk di batas Samudera Hindia, itu harganya naik cukup signifikan. 

Baca juga: Harga TBS Sawit Bertahan, Dibeli PMKS Rp 2.900/Kg di Nagan Raya

Bahkan mencapai rekor tertinggi selama selama tiga tahun terakhir. 

Diketahui sawit sempat tembus Rp 3.000 per kilogram di tingkat petani di Kabupaten Aceh Singkil, pada tahun 2022 lalu. 

Namun setelahnya anjlok di bawah Rp 1.500 per kilogram. 

Kemudian sepanjang tiga tahun terakhir terus alami fluktuasi. 

Hingga akhirnya tembus Rp 2.570 di tingkat petani. 

"Naik harga diantar Rp 2.570 dan harga dijemput Rp 2.520," kata Anto pengepul kelapa sawit UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Gosong Telaga Barat Kecamatan Singkil Utara.

Baca juga: Daftar 7 Prajurit TNI Aktif Duduki Jabatan Sipil, Belum Pensiun Dini Seperti Perintah Panglima TNI

Sementara itu bagi petani tingginya harga sawit memasuki pekan kedua Ramadhan 1446 Hijriah sangat membantu dalam menutupi kebutuhan. 

Seperti kebutuhan kue dan baju lebaran. "Untung harga sawit naik, beli baju anak amanlah," kata Hendra petani sawit. 

Sayangnya ketika harga sawit tinggi rawan terjadi pencurian. 

Terkait hal itu warga diimbau selalu melakukan patroli ke kebun kelapa sawit. 

Patroli mencegah maling, terutama dilakukan sepakan menjelang panen.(*)

Baca juga: Polri Terima 9 Laporan Dugaan Pelanggaran Minyakita, 6 Produsen Tak Terdaftar di Simirah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved