Berita Aceh Jaya

Pembangunan PMKS Bumdesma Aceh Jaya Terkendala Anggaran, Sisa Saldo Rp 100 Juta dari Rp 16 Miliar

Hal itu dikarenakan kondisi keuangan Bumdesma yang hanya tersisa saldo Rp 100 juta lagi dari jumlah dana yang terkumpul Rp 16 miliar yang disetorkan s

Penulis: Riski Bintang | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
BUMDESMA ACEH JAYA - Kantor Bumdesma Aceh Jaya. Informasi terbaru pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik Bumdesma Aceh Jaya kini jalan di tempat karena ketiadaan anggaran. 

Hal itu dikarenakan kondisi keuangan Bumdesma yang hanya tersisa saldo Rp 100 juta lagi dari jumlah dana yang terkumpul Rp 16 miliar yang disetorkan sejumlah desa dari 172 gampong se-Aceh Jaya. 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik Badan Usaha Milik Desa Bersama atau Bumdesma Aceh Jaya kini jalan di tempat.

Hal itu dikarenakan kondisi keuangan Bumdesma yang hanya tersisa saldo Rp 100 juta lagi dari jumlah dana yang terkumpul Rp 16 miliar yang disetorkan sejumlah desa dari 172 gampong se-Aceh Jaya. 

Plt Direktur Bumdesma Aceh Jaya, Ricky Syahputra, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Rabu (12/3/2025). 

"Dana yang terkumpul itu hampir Rp 16 miliar yang diperuntukan untuk Pembangunan PKS, jalan, pembersihan, penyediaan lokasi, perizinan dan uji kelayakan bisnis," sebut Ricky Syahputra,

"Karena tidak semua desa menyetorkan sesuai dengan rencana, ada desa yang hanya menyetor Rp 25 juta, ada yang hanya Rp 80 juta dan ada yang hanya Rp 100 juta. 

Jadi yang setor penuh itu hanya beberapa desa saja," tambahnya.

Baca juga: PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja untuk Dua Posisi Berikut, Begini Kualifikasi yang Dibutuhkan

Plt Direktur Bumdesma Aceh Jaya, Ricky Syahputra menyebutkan hingga kini pembangunan PMKS itu diperkirakan sudah mencapai 43 persen.

"Sekarang sisa anggaran itu 100 juta lagi, untuk pembangunan sudah 43 persen, hanya ada dua barang lagi yang belum dipasang karena sedang dalam proses pembuatan di medan," tandasnya.

Ricky mengatakan saat ini ada dua investor yang berminat untuk membeli Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik Bumdesma itu.

Hanya saja, keputusan dijual atau tidak nanti akan ditentukan oleh para pemegang saham dalam Musyawarah Antar Gampong (MAG) yang akan dilakukan bulan depan atau April 2025.

"Itu ada dua yang berminat, satu investor ingin beli langsung dan satunya lagi ingin melakukan kerja sama, hanya saja nanti kita putuskan bersama dalam MAG dijual atau bagaimana," tuturnya.

"Apapun nanti kesepakatan, itu tidak membuat Bumdesma tertutup, hanya saja kita akan rencanakan bisnis lain sesuai dengan kesepakatan bersama," tutupnya. (*)

Baca juga: Dokter Boyke Ungkap Penyebab Hasrat Seks Naik saat Puasa, Singgung Soal Makanan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved