Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Berita Banda Aceh

Peserta Kemah Al-Qur'an Dibekali Tips Menjadi Keluarga Al-Qur'an

Kemah Al-Qur'an untuk Perempuan di hari kedua yang diadakan oleh Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar di Gampong Beurawe Sabtu (15/3/2025)

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: IKL
FOTO IST
ISI KAJIAN - Ustaz Muhajir Ulya mengisi kajian pada kegiatan "Kemah Al-Quran untuk Perem" yang diadakan oleh Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar di Meunasah Baburrahmah, Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (15/3/2025). 

SERAMBINEWS.COM,BANDA ACEH - Para peserta Mukhayyam dibekali tips menjadi keluarga Al-Qur'an pada kegiatan "Kemah Al-Qur'an untuk Perempuan" di hari kedua yang diadakan oleh Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar di Meunasah Baburrahmah, Lorong E Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (15/3/2025).

Acara yang mengusung "Bahagia Menjadi Keluarga Al-Qur'an" berlangsung selama tiga hari (14-16 Maret 2025) tersebut diikuti sebanyak 40 peserta  ibu-ibu perwakilan majelis taklim dari 11 gampong se-Kecamatan Kuta Alam. 

Pemateri Kemah Al-Qur'an, Muhajir Ulya Lc MAg memotivasi para peserta agar bisa selalu dekat dengan Al-Qur'an, dengan membaca Al-Qur'an, mempelajari isi atau mengkaji Al-Qur'an, dan mengamalkan Al-Qur'an.

Dalam paparannya, Ustaz Muhajir Ulya menyampaikan ada lima tips untuk bisa menjadi keluarga Al-Qur'an. Tips yang pertama adalah menghadirkan niat yang tulus (anniyyatul khalisah). Bahwa motivasi seseorang dekat dengan Al-Qur'an karena mencari ridha Allah, bukan disebabkan oleh riya atau sombong dan menggunakan nikmat yang Allah berikannya pada jalan kebaikan dan berusaha agar hatinya selalu terpaut dengan Al-Qur'an. 

"Luruskan niat bahwa kedekatan kita dengan Al-Qur'an semata-mata karena mencari ridha Allah," tegas Ustaz Muhajir Ulya. 

Tips yang kedua, lanjut Ustaz Muharril, meluangkan waktu khusus bersama Al-Qur'an. Sesibuk apapun aktivitas maka jangan pernah lewatkan waktu untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an. Terlebih di bulan Ramadhan yang setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya, maka sibukkan diri dengan Al-Qur'an. 

"Jangan berikan waktu luang (waktu sisa) untuk bersama Al-Qur'an, tapi harus meluangkan waktu khusus untuk Al-Qur'an. Jadi jika ingin menjadi keluarga Al-Qur'an maka harus ada jadwal khusus family time itu bersama Al-Qur'an (Al-Qur'an Time)," ujar lulusan Universitas Al-Azhar Mesir ini.

Kemudian tips ketiga, menurut Ustaz Muhajir, harus memiliki kesabaran. Karena untuk melakukan kebaikan akan muncul banyak tantangan. Sabar dalam belajar dan terus mengkaji Al-Qur'an, sebab Al-Qur'an seperti cahaya. 

"Salah satu tantangan dalam belajar Al-Qur'an adalah mengantuk, makanya harus berusaha untuk tetap fokus dalam membaca Al-Qur'an," kata Ustaz Muhajir. 

Tips ke empat, belajar Al-Qur'an ibarat berjihad, maka harus sungguh-sungguh dan berusaha totalitas. Ketika semangat melemah berusaha memotivasi diri, karena begitu banyak keutamaan bagi mereka yang belajar dan dekat dengan Al-Qur'an.

"Ibu-ibu perlu meyakini bahwasanya Al-Qur'an bukan hanya membawa keberkahan di dunia saja tapi juga akan menjadi penolong kelak di alam kubur hingga akhirat, makanya selagi kita masih di dunia mari tingkatkan interaksi dengan Al-Qur'an," ujarnya.

Ustaz Muhajir melanjutkan, tips yang kelima berusaha konsisten dan istiqamah dalam belajar Al-Qur'an. "Tentukan waktu khusus setiap hari, misalnya setelah shalat subuh atau selesai shalat maghrib. Kemudian punya target tilawah harian, dan itu dilakukan secara konsisten," pungkas Ustaz Muhajir Ulya yang juga pengurus IKAT Aceh.(mas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved