Ramadhan 2025
Amalan dan Keistimewaan Malam Lailatul Qodar di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Di antara ibadah menanti datangnya Lailatul Qadar sudah bisa dimulai petang atau malam ini setelah matahari tenggelam.
Di antara ibadah menanti datangnya Lailatul Qadar sudah bisa dimulai petang atau malam ini setelah matahari tenggelam.
SERAMBINEWS.COM - Puasa di bulan suci Ramadhan 1446 H sudah dekat di 10 hari terakhir.
Masyarakat khususnya ummat islam dianjurkan memperbanyak ibadah dengan mengerjakan sejumlah amalan.
Hal ini untuk menggapai malam lailatul qadar. Suatu malam indah di bulan Ramadhan yang dirindukan ummat islam.
Datangnya malam Lailatul Qadar di antaranya ada di waktu 10 hari terakhir puasa Ramadhan.
Di antara ibadah menanti datangnya Lailatul Qadar sudah bisa dimulai petang atau malam ini setelah matahari tenggelam.
Baca juga: Ramadhan, Jangan Lewatkan Sholat Dhuha, Ini Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Sholat
Berikut keistimewaan Malam Lailatul Qadar yang perlu diketahui.
1. Malam yang lebih baik dari seribu bulan, (Q.S Al-Qadr:3)
Dalam tafsir al-Thabari disebutkan ada Mujahid yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan “lebih baik dari seribu bulan” adalah amal, puasa, dan shalat, yang dikerjakan pada malam lailatul qadar lebih baik dari amalan yang dilakukan selama seribu bulan.
2. Dosa orang yang menghidupkan malam tersebut diampuni
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR. Bukhari)
3. Pada malam Lailatul Qodar tersebut turun para malaikat dan malaikat jibril a.s ke bumi.
Pada malam Lailatul Qadar, yang diyakini terjadi di salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, para malaikat, termasuk Malaikat Jibril a.s., turun ke bumi membawa berbagai keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.
Malaikat Jibril a.s., bersama dengan malaikat lainnya, turun dengan izin Allah SWT untuk membawa rahmat, ampunan, dan kedamaian bagi hamba-hamba Allah yang sedang beribadah pada malam tersebut, memberikan ketenangan di hati mereka yang tekun beribadah.
Lailatul Qadar memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an pada surah Al-Qadar, yang menjelaskan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan, yang menandakan betapa besar pahala yang dapat diraih pada malam ini.
Ini berarti bahwa amal ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki pahala yang sangat besar, jauh melebihi amal ibadah yang dilakukan pada malam-malam biasa, karena Allah memberikan penghargaan yang luar biasa bagi siapa saja yang beribadah dengan penuh keikhlasan pada malam ini.
Malam Lailatul Qadar penuh dengan keberkahan dan ampunan, di mana Allah SWT menjanjikan bahwa pada malam ini, segala doa yang dipanjatkan oleh umat-Nya akan dikabulkan, sehingga setiap doa yang dipanjatkan pada malam itu menjadi sangat berharga di sisi-Nya.
Para malaikat yang turun pada malam itu memberikan ketenangan dan kedamaian bagi mereka yang sedang beribadah, sehingga hamba-hamba Allah merasa lebih dekat dengan-Nya, dan hati mereka semakin terbuka untuk memohon ampunan dan rahmat.
Selain itu, pada malam Lailatul Qadar ini, Allah SWT menurunkan takdir-takdir yang akan terjadi pada tahun berikutnya, memberikan petunjuk bagi kehidupan umat manusia dan menjadi waktu yang penuh dengan perubahan takdir bagi mereka yang beribadah dengan sungguh-sungguh.
Pada malam tersebut juga, seluruh umat Muslim diajak untuk memohon ampunan, berdoa, dan memperbanyak ibadah sebagai bentuk pengharapan akan rahmat dan ampunan-Nya, karena malam ini merupakan kesempatan emas untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan meraih keberkahan.
Keutamaan Lailatul Qadar membuat malam tersebut sangat dinantikan oleh umat Islam, karena di malam ini, pintu-pintu surga terbuka lebar, sementara pintu-pintu neraka tertutup, dan segala amalan baik yang dilakukan pada malam tersebut akan dilipatgandakan pahalanya.
Selama sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk lebih giat dalam beribadah, karena Lailatul Qadar bisa saja terjadi pada malam-malam ganjil tersebut, dan dengan memperbanyak ibadah, seseorang dapat meraih kesempatan untuk mendapatkan malam yang penuh berkah ini.
Lailatul Qadar bukan hanya sekadar malam yang penuh dengan keberkahan, tetapi juga merupakan waktu untuk merenung dan memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh harapan agar doa-doa dan permohonan kita dikabulkan.
Bagi mereka yang benar-benar memanfaatkan malam ini dengan shalat malam, membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan berdoa dengan penuh keikhlasan, Lailatul Qadar akan menjadi malam yang penuh dengan cahaya dan keberkahan yang akan mempengaruhi hidup mereka baik di dunia maupun di akhirat.
Tidak hanya itu, malam Lailatul Qadar juga menjadi waktu untuk merenungkan makna kehidupan, mengingat segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam menjalani sisa kehidupan setelah Ramadhan.
Para sahabat Nabi Muhammad SAW sangat mendambakan malam Lailatul Qadar, karena mereka menyadari bahwa ibadah yang dilakukan pada malam tersebut akan mendatangkan pahala yang jauh lebih besar daripada seribu bulan, membuat setiap detik yang dijalani pada malam itu sangat berharga.
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan maghfirah (ampunan), rahmat, dan barakah, sehingga umat Islam sangat dianjurkan untuk berusaha mendapatkan malam ini dengan terus beribadah dan meningkatkan kualitas ibadah mereka, baik secara pribadi maupun berjamaah.
Dengan berdoa dan beribadah pada malam Lailatul Qadar, seorang Muslim berharap agar dirinya diterima oleh Allah SWT, diberikan kekuatan untuk menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, serta dilimpahkan berkah-Nya dalam setiap langkah kehidupannya.
Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi umat Islam untuk menyia-nyiakan malam yang penuh dengan keberkahan ini, karena malam Lailatul Qadar membawa kesempatan untuk memperoleh ampunan yang luas dan meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT.
Semoga setiap umat Islam yang benar-benar berusaha mendapatkan malam Lailatul Qadar dapat meraih segala kebaikan yang dijanjikan Allah SWT, memperoleh rahmat dan ampunan-Nya, serta diterima semua amal ibadahnya, sehingga kehidupan mereka menjadi lebih berkah dan penuh dengan kedamaian.
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Keistimewaan Malam Lailatul Qodar di 10 Hari Terakhir Ramadhan,
Niat Doa Bayar Utang Puasa Ramadhan, Bagaimana Jika Digabung dengan Puasa Syawal |
![]() |
---|
Simak, Bacaan Doa Hari ke-28 Puasa Ramadhan 2025 Disertai Lafal Latin dan Arti |
![]() |
---|
Dr HM Haikal MM di Masjid Raya Baiturrahman, Berikut Daftar Khatib Jumat di Banda Aceh Besok |
![]() |
---|
Di 90 Masjid Pada Jumat Terakhir Ramadhan, Ini Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Banda Aceh |
![]() |
---|
Amalan Doa Hari ke-27 Ramadan, Penuhi Keberkahan Bulan ini dengan Lailatul Qadar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.