Jumat, 17 April 2026

Serambi Ramadhan

Perbanyak Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadhan, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan

Meski sibuk, umat Muslim tetap bisa meraih keutamaan Lailatul Qadar dengan amalan-amalan ringan yang mudah dilakukan.

Penulis: Gina Zahrina | Editor: Muhammad Hadi
Tangkapan Layar Youtube Serambinews
SERAMBI RAMADHAN - Edisi Serambi Ramadhan hari ini ngebahas tema Amalan - Amalan Ringan di Malam 10 Terkahir Ramadhan bersama narusber Tgk. Burhanuddin, S.Pd.I., MA. Dosen STAI Tgk. Chiek Pante Kulu dan Pengurus ISAD Aceh dan host Gina Zahrina yang tayang setiap hari di Youtube dan Facebook Serambinews.com, Kamis (20/3/2025). 

SERAMBINEWS.COM BANDA ACEH - Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Bulan penuh berkah, ampunan, dan peluang emas untuk meraih pahala berlimpah. 

Namun, tahukah Anda bahwa 10 hari terakhir Ramadhan menyimpan keistimewaan yang luar biasa?
Di malam-malam terakhir ini, Allah SWT menjanjikan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan (sekitar 83 tahun).

Bayangkan, satu malam yang setara dengan ibadah puluhan tahun! Namun, bagaimana caranya meraih keutamaan ini, terutama bagi mereka yang sibuk dengan pekerjaan atau memiliki keterbatasan?  

Dalam podcast SerambinewsTgk. Burhanuddin, S.Pd.I., MA., Dosen STAI Tgk. Chiek Pante Kulu dan Pengurus ISAD Aceh, edisi Kamis (20/3/2025), dengan judul ‘Amalan- Amalan Ringan di Malam 10 Terakhir Ramadhan’ memberikan solusi praktis.

Tgk Burhanduddin menjelaskan bahwa meski sibuk, umat Muslim tetap bisa meraih keutamaan Lailatul Qadar dengan amalan-amalan ringan yang mudah dilakukan.

Secara harfiah Lailatul Qadar adalah malam keutamaan, diantara keutamaannnya adalah sekiranya seorang mukmin beribadah pada malam itu.

“Maka malam Lailatul Qadar ia seakan akan lebih baik dari beribadah seribu bulan, hitunagan seribu bulan ini kira-kira 83 Tahun secara terus menerus.” Kata Tgk. Burhanuddin dalam Podcast edisi Serambi Ramadhan, Kamis (20/3/2025).  

Berikut adalah amalan-amalan ringan yang bisa dilakukan untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar:  

Baca juga: Menyambut 10 Malam Terakhir Ramadhan 2025: Doa dan Amalan Ibadah Pencarian Lailatul Qadar

1. Menjaga Shalat Fardhu Berjamaah  

“Keutamaan shalat Isya berjamaah seperti shalat separuh malam, dan Subuh berjamaah seperti shalat sepanjang malam,” ujar Tgk. Burhanuddin dalam Podcast edisi Serambi Ramadhan, Kamis (20/3/2025).

Nabi SAW bersabda, “Siapa yang shalat pada Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah, dosa-dosanya diampuni.” (HR. Bukhari-Muslim).  

Menjaga shalat fardhu, terutama Maghrib, Isya, dan Subuh, adalah kunci utama. Shalat Isya berjamaah dianggap seperti shalat separuh malam, sementara Subuh berjamaah seperti shalat sepanjang malam.

2. Memperbanyak Sedekah  

Bersedekah di bulan Ramadhan, terutama di 10 hari terakhir, memiliki keutamaan besar.

Seperti yang disampaikan oleh Tgk Burhanuddin dalam podcast Serambi Ramadhan, Nabi SAW bersabda, “Sedekah di bulan Ramadhan adalah sedekah yang paling utama.” (HR. At-Tirmidzi). Meski sedikit, sedekah yang rutin lebih baik.

3. Membaca Hafalan Al-Qur’an  

Membaca Surah Al-Ikhlas tiga kali sehari dianggap seperti mengkhatamkan Al-Qur’an. “Jika bisa mengkhatamkan Al-Qur'an sekali di 10 hari terakhir, keutamaannya lebih besar,” jelas Tgk. Burhanuddin.  

4. Memperbanyak Istighfar  

Istighfar, terutama menjelang sahur dan sebelum Subuh, sangat dianjurkan. Lafaz ringan seperti “Astaghfirullahal ‘adhim wa atubu ilaih” bisa diamalkan.  

Mengucapkan Istigfar pada waktu senggang merupakan amalan yang diajurkan dibulan Ramdhan.

Baca juga: Umat Muslim Wajib Tahu, Ini 8 Ciri Malam Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Puasa Ramadhan

5. Berzikir dengan Lafaz Ringan  

Tgk Burhanuddin mengakatakn, zikir “Subhanallahi wabihamdihi subhanallahil ‘adhim” memiliki keutamaan besar.

Nabi SAW bersabda, “Dua kalimat ini ringan diucapkan, tetapi berat dalam timbangan dan dicintai oleh Ar-Rahman.” (HR. Bukhari-Muslim).  

6. Saling Memberi dan Meminta Maaf  

Memberi maaf meningkatkan kemuliaan. Nabi SAW bersabda, “Tidaklah seseorang memberi maaf, kecuali Allah akan tambahkan kemuliaan baginya,” (HR. Ahmad).  

Memberi dan meminta maaf bisa dimulai dari niat diri kita. “pada bulan suci Ramadhan akan banyak pahalanya jika kita memberikan dan meminta maaf.” Ucap Tgk Burhanuddin.

7. Memperbanyak Doa  

Berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat adalah amalan yang dianjurkan, terutama di malam-malam terakhir Ramadhan.  

Tgk. Burhanuddin menutup dengan pesan, “Mari manfaatkan momentum 10 hari terakhir Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah memudahkan kita meraih keutamaan Lailatul Qadar dan menerima semua amalan kita.” Tutupnya.  

Dengan amalan-amalan ringan ini, siapa pun bisa meraih keberkahan Ramadhan, bahkan di tengah kesibukan sehari-hari. 

(Serambinews.com/Gina Zahrina)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved