Berita Bireuen

Bupati Bireuen Tinjau Jembatan Ambruk di Matang Bangka, Begini Kondisi dan Solusi akan Dilakukan

Usai melihat dan tim PUPR mengukur panjang jembatan, H Mukhlis mengatakan, akan mencari solusi secepatnya untuk memperbaiki jembatan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
TINJAU -Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Kadis PUPR Bireuen, Sabtu (22/3/2025) melihat kondisi jembatan di Matang Bangka, Jeunieb Bireuen dan akan segera diperbaiki. 

Usai melihat dan tim PUPR mengukur panjang jembatan, H Mukhlis mengatakan, akan mencari solusi secepatnya untuk memperbaiki jembatan

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu jembatan bailey di Matang Bangka, Jeunieb Bireuen yang ambruk dampak banjir awal Februari 2023 lalu hingga sekarang belum diperbaiki.

Pemkab Bireuen akan mencari solusi untuk memperbaiki sehingga jembatan tersebut dapat dilintasi sebagaimana jembatan lainnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bireuen, H Mukhlis ST saat melihat kondisi jembatan tersebut bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli Amir ST MT, Sabtu (22/3/2025).

Amatan Serambinews.com, setiba di lokasi Bupati Bireuen langsung
melihat kondisi jembatan yang ambruk di arah timur, kemudian melihat bagian bawah dan berdiskusi dengan kepala PUPR Bireuen.

Usai melihat dan tim PUPR mengukur panjang jembatan, H Mukhlis mengatakan, akan mencari solusi secepatnya untuk memperbaiki jembatan tersebut.  

“Kami bersama Fadli Amir selaku Kadis PUPR   sudah melihat langsung kondisi jembatan ini sudah lama rusak atau ambruk tetapi belum diperbaiki seperti terbiarkan.

Saya usahakan  agar jembatan bailey ini harus bisa
difungsikan kembali," katanya.

Menjawab Serambinews, kapan kira dapat diperbaiki, H Mukhlis menjawab mudahan-mudahan anggarannya dapat dialokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBK-P) tahun 2025.

Ditambahkan, kondisi rangka baja jembatan bailey  rangkanya  masih sangat bagus.

Jembatan ini bantuan pemerintah pusat pasca tsunami. Sedangkan untuk penanganan saat ini perlu dibangun abutment permanen sehingga dapat kembali difungsikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu jembatan bailey yang
dibangun 15 tahun lalu, di Desa Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb,
Bireuen, tiba-tiba ambruk pada Sabtu (4/2/2023) lalu, bagian ujung
sebelah barat ambruk dalam sungai, sedangkan sebelah timur juga rusak, sehingga tidak bisa digunakan sama sekali.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved