Berita Aceh Singkil

Aceh Singkil tak Lagi Gelar Festival Pulau Banyak 

Festival Pulau Banyak, di Kabupaten Aceh Singkil, tak lagi digelar pada tahun 2025 ini.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
PULAU BANYAK - Tenda peserta Festival Pulau Banyak di salah satu destinasi wisata di Kepulauan Banyak, Aceh Singkil pada tahun 2019 lalu. 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Festival Pulau Banyak, di Kabupaten Aceh Singkil, tak lagi digelar pada tahun 2025 ini. 

Praktis tahun 2024 lalu menjadi acara terkahir festival dalam rangka promosi pariwisata berskala internasional itu.

Informasi stopnya acara yang pernah menjadi juara I Anugrah Pesona Indonesia tahun 2021 tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Singkil, Muzni.

"Mungkin provinsi memandang cukup," kata Muzni ketika dikonfirmasi tak lagi digelarnya festival Pulau Banyak, Senin (24/3/2025). 

Pernyataan Muzni tersebut merujuk kepada Pemerintah Aceh. Maklum selam ini festival Pulau Banyak, dibiayai menggunakan dana otonomi khusus Aceh (DOKA). 

Baca juga: Ini Taktik Baru Hamas Hadapi Israel di Gaza, Intensifkan Perang Gerilya hingga Produksi Bom Baru 

Pada bagian lain Muzni mengatakan secara pribadi dirinya berpendapat bahwa promosi pariwisata Pulau Banyak, sudah cukup bagus. 

Terbukti baru-baru ini disinggahi kapal pesiar pembawa turis dari eropa. 

Tinggal lagi melengkapi dan meningkatkan fasilitas serta pelayanan. Terutama hotel berbintang. 

Terkait hal itu, Muzni menyatakan pihaknya akan menjalin komunikasi dengan pihak Bank Indonesia (BI) dalam upaya menghadirkan investor ke Pulau Banyak. 

Terpisah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Taufik sayangkan kegiatan festival Pulau Banyak, pada tahun ini tidak disetujui desk DOKA. 

Baca juga: Jelang Akhir Ramadhan, Lokasi Bukber Ramadhan di Aceh Singkil Dipadati Warga

Semestinya sebut Taufik, agenda tersebut bisa terus menjadi perhatian dan fokus Pemerintah Aceh. 

Mengingat Pulau Banyak, merupakan destinasi di Aceh, yang masih membutuhkan promosi lebih gencar lagi. 

Selain sebagai ajang promosi, festival Pulau Banyak, selama ini berdampak pada perputaran perekonomian masyarakat.

"Kita sangat sayangkan kegiatan tersebut tidak disetujui oleh desk doka Aceh, harusnya ini bisa terus jadi perhatian dan fokus pemerintah Aceh," kata putra kelahiran Pulau Banyak Barat tersebut.(*)

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-25 Ramadhan: Allah SWT Akan Membebaskannya dari Siksa Kubur

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved