Serambi Ramadhan
Menjaga Istiqamah Ibadah Setelah Ramadhan
Kita harus tetap memantapkan niat untuk mengharap ridha dan melakukan segala perintah Allah SWT. USTADZAH NAURATUL ISLAMI
Kita harus tetap memantapkan niat untuk mengharap ridha dan melakukan segala perintah Allah SWT. USTADZAH NAURATUL ISLAMI, Pengurus ISAD ACEH
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sukses dalam ibadah merupakan harapan setiap hamba. Di bulan Ramadhan tentunya ummat senantiasa mengusahakan agar hati dan jiwa selalu dilembutkan dengan berbagai amal ibadah.
PascaRamadhan nanti juga tetap harus dijaga segala amal salih yang dikerjakan. Meskipun nantinya Ramadhan akan berlalu, bukan berarti akan berhenti melakukan ibadah yang sudah dilakukan selama bulan suci Ramadhan.
Salah satu hikmah Ramadhan adalah menahan diri dari perbuatan dosa dan meningkatkan ibadah. Ibrah yang didapatkan ini harus menjadi pegangan sepanjang tahun. Bulan Ramadhan mampu memberikan pelajaran yang mendalam tentang ketakwaan. Sudah semestinya kerinduan setelah berlalunya Ramadhan menjadi pendorong bagi ummat untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pasca puasa. Diantaranya selalu mengawasi diri dengan selalu menjunjung tinggi perintah Allah. Karena, meyakini bahwa selalu berada dalam penjagaan Allah. Kemudian, melakukan terapi terhadap kerasnya hati dan keringnya rohani.
Setelah mendapatkan berbagai motivasi dalam melakukan berbagai ibadah di bulan Ramadhan, tentunya ibadah tersebut harus tetap dipertahankan secara terus menerus ke depannya. Baik itu sedekah, shalat malam, puasa, tilawah, dan juga berzikir.
Seringkali ibadah menjadi lebih sedikit diperhatikan saat menjelang sepertiga akhir Ramadhan. Pengurus ISAD Aceh, Ustadzah Nauratul Islami MPd dalam podcast Serambi Ramadhan, Senin (24/3/2025), mengatakan, istiqamah sangat dibutuhkan dalam menjaga amalan.
Hal ini dapat diwujudkan dengan cara konsisten melaksanakan ibadah bahkan setelah bulan Ramadhan berakhir. “Kita harus tetap memantapkan niat untuk mengharap ridha dan melakukan segala perintah Allah SWT,” tegasnya.
Hal lainnya yang perlu dijaga adalah tetap peka terhadap permasalahan sosial yang berada di sekitar. Dalam hal ini tercermin dari kewaiban membayar zakat fitrah. Sudah seyogyanya bagi semuanya untuk mempertahankan kepekaan terhadap sesama dan terus berkomitmen untuk membayar zakat mal, dan juga sedekah sunnah lainnya setelah berlalunya Ramadhan.
“Mari kita gunakan kesempatan berharga ini untuk memperbanyak doa dengan menghadirkan dan memantapkan hati. Jangan sia-siakan waktu istimewa dengan hal yang tidak berguna. Sudah seyogyanya bagi kita setiap muslim untuk menjadi hamba yang cerdas dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan pundi-pundi keberkahan,” pesannya.
Ustadzah Nauratul Islami berharap, semoga ummat tidak melepas Ramadhan tanpa takwa. Pun demikian, jangan sampai selepas Ramadhan selesai, semangat dalam beribadah dan beramal menjadi menurun.
“Begitu pula di saat kita berbuka, sertakan selalu rasa harap untuk mendapatkan kenikmatan berbuka di hari-hari berikutnya, dan kenikmatan di hari akhirat kelak. Mari kita jadikan kesempatan beramal kali ini sebagai hari-hari yang lebih bermakna dari sebelumnya,” tutupnya.(dara nazila)
Podcast Serambi Ramadhan
Live Streaming Bincang Serambi Ramadhan
Bincang Serambi Ramadhan
serambi ramadhan
Menjaga Istiqamah Ibadah Setelah Ramadhan
Nauratul Islami
| I’tikaf Akhir Ramadhan Jadi Momentum Penyucian Jiwa dan Penguatan Kepedulian Sosial |
|
|---|
| Ciri Jiwa Bersih Usai Ramadhan, Tgk Darmawan Sebut Istiqamah Beribadah hingga Menjauhi Kecurangan |
|
|---|
| Tak Hanya Ibadah, Zakat Fitrah Dinilai Mampu Menguatkan Solidaritas Sosial Masyarakat |
|
|---|
| Memasuki Fase 10 Malam Terakhir Ramadhan, Kuantitas Ibadah Harus Seimbang dengan Nilai Ihsan |
|
|---|
| Surga Juga Merindukan Manusia, Tgk Wahyu Mimbar: Ini 4 Golongan yang Disebut dalam Hadis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Menjaga-Istiqamah-Ibadah-Setelah-Ramadhan.jpg)