Selasa, 14 April 2026

Mudik 2025

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Saat Mudik Hari Raya Idul Fitri 2025

“Pada tanggal 29 Maret 2025 akan terjadi pasang maksimum dengan kenaikan mencapai 60 cm. Kenaikan ini terjadi secara bertahap, dimulai sejak 27 Maret

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Kepala Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/10/2023). 

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Saat Mudik Hari Raya Idul Fitri 2025

SERAMBINEWS.COM-Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, turut serta dalam peninjauan arus mudik Lebaran 2025.

 Bersama sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta berbagai stakeholder terkait.

Rombongan ini berangkat dari Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma dengan menggunakan helikopter menuju beberapa titik penting, yaitu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek dan Dermaga Pelabuhan Merak.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memantau dan memastikan kelancaran serta keselamatan arus mudik Lebaran 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, yang dipimpin oleh Menko PMK, dibahas berbagai persiapan terkait infrastruktur, pengamanan, serta potensi hambatan yang mungkin terjadi selama periode mudik.

Gubernur Jawa Barat dan perwakilan kementerian serta lembaga terkait juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Baca juga: Harga Emas Melonjak! Ketegangan Perdagangan Global dan Tarif Impor AS Picu Lonjakan Harga!

Selanjutnya, rapat koordinasi mengenai kesiapan arus mudik digelar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak.

Rapat ini dipimpin oleh Menko PMK dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Menkes, MenPPPA, Kapolri, Panglima TNI, Wakil Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenpolkam), Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta Gubernur Banten.

 Fokus utama pembahasan adalah kelancaran arus penyeberangan Merak-Bakauheni serta keselamatan pelayaran.

Pada kesempatan tersebut, Dwikorita juga memberikan peringatan dini terkait kondisi cuaca dan potensi gelombang tinggi di perairan sekitar Selat Sunda, yang dapat mempengaruhi aktivitas penyeberangan.

“Pada tanggal 29 Maret 2025 akan terjadi pasang maksimum dengan kenaikan mencapai 60 cm. Kenaikan ini terjadi secara bertahap, dimulai sejak 27 Maret dengan ketinggian 40 cm, lalu mencapai puncaknya pada tanggal 29 Maret, sebelum berangsur-angsur menurun. Fenomena pasang ini akan terjadi setiap hari dalam periode tersebut, sekitar pukul 07.00 hingga 13.00 WIB dengan durasi enam jam,” ujar Dwikorita dikutip via website BMKG (27/3/2025).

BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait peningkatan kecepatan angin yang diperkirakan mencapai 20 knot pada sore hingga malam hari.

Kecepatan angin tersebut dapat mengganggu aktivitas kapal yang sedang sandar serta proses bongkar muat barang di pelabuhan. 

“Kecepatan angin 20 knot merupakan ambang batas untuk peringatan dini level tiga, yang dalam beberapa kondisi dapat mempengaruhi operasional penyeberangan secara sementara,” tambah Kepala BMKG.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved