Serambi Ramadhan
Perawatan Kecantikan saat Puasa Dibolehkan
Mengubah bentuk aslinya, ini yang dilarang. Misalnya, hidung yang awalnya pesek, diubah jadi mancung. Ini sudah mengubah bentuk dari ciptaan Allah.
Mengubah bentuk aslinya, ini yang dilarang. Misalnya, hidung yang awalnya pesek, diubah jadi mancung. Ini sudah mengubah bentuk dari ciptaan Allah. WAHYU KHAFIDAH, Pengurus ISAD Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tampil cantik dengan kulit yang sehat menjadi impian banyak wanita. Oleh sebab itu, banyak wanita yang rela melakukan aneka jenis perawatan, mulai dari penggunaan produk kecantikan atau skincare, treatment di klinik kecantikan hingga alat-alat makeup.
Merawat diri untuk menunjang penampilan sebenarnya dalam Islam dibolehkan. Hal itu diungkapkan oleh Pengurus ISAD Aceh, Dr Wahyu Khafidah MA dalam program podcast Serambi Ramadhan yang tayang di YouTube Serambi, Kamis (27/3/2025).
"Di dalam Islam diperbolehkan memakai produk-produk kecantikan," ujarnya dalam podcast bertajuk 'Puasa dan Produk Kecantikan' yang dipandu oleh Jurnalis Serambi Yeni Hardika.
Produk kecantikan maupun perawatan tesebut, ujar Dr Wahyu, dibolehkan digunakan selagi tidak mengubah bentuk asli. Namun jika hanya sekedar untuk menghilangkan kekusaman wajah, menghilangkan flek atau bekas jerawat diperbolehkan.
"Mengubah bentuk aslinya, ini yang dilarang. Misalnya, hidung yang awalnya pesek, diubah jadi mancung. Ini sudah mengubah bentuk dari ciptaan Allah," jelas Dr Wahyu.
Lebih lanjut Dosen Universitas Serambi Mekkah tersebut menjelaskan, dalam menjalani ibadah puasa, penggunaan produk-produk kecantikan juga tidak dilarang.
Pemakaian skincare saat berpuasa diperbolehkan selama tidak masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, atau rongga lainnya. Produk seperti pelembap, sunscreen, serum, dan krim wajah jua tetap bisa digunakan karena hanya diaplikasikan pada bagian luar kulit. Bahkan pemakaian pewarna bibir juga tidak membatalkan puasa, asalkan tidak tertelan.
Dr Wahyu mengatakan, saat ini memang banyak variasi pewarna bibir yang beredar di pasar. Mulai dari perbedaan tekstur hingga aromanya yang beraneka ragam. Menurutnya, aroma dari pewarna bibir ini jika terhirup atau terasa di mulut saat menggunakan pewarna bibir juga tidak membatalkan puasa.
Hal ini sejalan dengan pendapat dari Syekh Abdurrahman Ba’alawi dalam Bughyatul Mustarsyidin. "Aroma yang dihirup seperti asap kemenyan tidak membatalkan puasa meskipun mencapai tenggorokan, menurut Syekh Abdurrahman Ba’alawi," terang Dr Wahyu.
"Imam Nawawi juga berpendapat bahwa yang membatalkan puasa adalah sampainya suatu zat ke dalam perut atau otak melalui lubang asli seperti hidung, telinga, atau dubur. Kalau produk kecantikan ini kan hanya diluar kulit penggunannya," lanjutnya,
Meski penggunaan produk kecantikan dalam Islam diperbolehkan, Dr Wahyu mengingatkan agar sebaiknya pemakaiannya tidak secara berlebihan. Penting juga untuk memperhatikan kandungan dari produk-produk yang digunakan, apakah halal dan aman digunakan.
Di samping itu, khususnya bagi wanita, penggunaan produk-produk tersebut serta keinginan untuk tampil cantik harus diniatkan kepada pasangan halalnya yakni suami.
Namun jika niat tersebut untuk dipamerkan kepada orang lain, maka hal itu tidak dibolehkan dalam agama Islam. "Jangan salah diniatkan. Terutama buat yang sudah punya suami," pungkasnya.
Sebagai informasi, Serambi Ramadhan merupakan progam khusus yang dihadirkan Harian Serambi Indonesia Group, bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh dan didukung oleh Bank Aceh Syariah serta Kyriad Muraya Hotel Aceh.
Progam ini menyajikan berbagai pembahasan bertema Ramadhan yang disampaikan oleh tengku dayah hingga akademisi berbasis santri atau alumni dayah di Aceh. Podcast interaktif ini tayang setiap hari selama Ramadhan mulai pukul 15.00 WIB, disiarkan secara live di YouTube Serambinews.(yn)
Podcast Serambi Ramadhan
Live Streaming Bincang Serambi Ramadhan
Bincang Serambi Ramadhan
serambi ramadhan
Perawatan Kecantikan saat Puasa Dibolehkan
Dr Wahyu Khafidah MA
| I’tikaf Akhir Ramadhan Jadi Momentum Penyucian Jiwa dan Penguatan Kepedulian Sosial |
|
|---|
| Ciri Jiwa Bersih Usai Ramadhan, Tgk Darmawan Sebut Istiqamah Beribadah hingga Menjauhi Kecurangan |
|
|---|
| Tak Hanya Ibadah, Zakat Fitrah Dinilai Mampu Menguatkan Solidaritas Sosial Masyarakat |
|
|---|
| Memasuki Fase 10 Malam Terakhir Ramadhan, Kuantitas Ibadah Harus Seimbang dengan Nilai Ihsan |
|
|---|
| Surga Juga Merindukan Manusia, Tgk Wahyu Mimbar: Ini 4 Golongan yang Disebut dalam Hadis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Podcast-Serambi-Ramadhan-27-Maret-2025.jpg)