Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Utara

Lantik Pengurus Ma'had Aly Babussalam, Waled Sirajuddin Beri Pesan Menyentuh Kepada Pengurus Baru

Beberapa nama dipercaya untuk mengemban amanah baru dalam kepengurusan Ma'had Aly Babussalam Tgk Dr H Teuku Zulkhairi MA kembali dilantik sebagai Mudi

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IST
PELANTIKAN PENGURUS - Prosesi pelantikan pengurus baru Ma'had Aly Babussalam Al-Hanafiyyah Matangkuli, Aceh Utara periode 2025-2029 yang diselenggarakan di aula dayah setempat pada Jumat (28/3/2025). (SERAMBINEWS.COM/IST) 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Pimpinan Dayah Babussalam Al-Hanafiyyah Matangkuli, Aceh Utara, H. Sirajuddin Hanafi, melantik pengurus baru Ma'had Aly Babussalam Al-Hanafiyyah untuk periode 2025-2029.

Pelantikan pengurus baru tersebut dilakukan dalam sebuah acara penuh khidmat pada Jumat (28/3/2025) sore, di aula dayah setempat.

Beberapa nama dipercaya untuk mengemban amanah baru dalam kepengurusan Ma'had Aly Babussalam Tgk Dr H Teuku Zulkhairi MA kembali dilantik sebagai Mudir (Direktur) Ma'had Aly Babussalam. 

Posisi Wakil Mudir dijabat oleh Tgk Muhammad Shafwan MPd sebagai Wakil Mudir I (Akademik dan Kelembagaan), Tgk Saryulis SAg sebagai Wakil Mudir II (Keuangan), dan Tgk Ahmad Rabhanuddin Murad, MPd sebagai Wakil Mudir III (Kemahasantrian).

Selain itu, Tgk Taufik Yacob MSos diamanahkan sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dan Tgk Ahmadi SPdI sebagai Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Beberapa sekretaris dan pengurus lainnya juga dilantik dalam struktur kepengurusan Ma'had Aly periode 2025-2029.

Dalam sambutannya, Waled Sirajuddin Hanafi menyampaikan pesan penuh makna tentang perjuangan yang tidak mengenal kata pensiun.

"Perjuangan di jalan Islam tidak ada pensiun, bahkan setelah meninggal sekalipun, seseorang tetap harus menghadapi fase yang harus ia jalani hingga akhirat kelak," tegas sosok yang disapa Waled tersebut.

Baca juga: Tarawih 1 Juz Setengah: Mahad Daarut Tahfizh Sambut Ramadan dengan Spirit Baru

Ia jmengajak pengurus dan dosen Ma'had Aly Babussalam untuk berjuang keras dalam membesarkan lembaga ini. 

"Tidak ada jalan lain untuk mengabdi kepada Islam selain melalui pendidikan. Fokuslah pada tugas ini, karena kita berada di lembaga pendidikan," tambahnya.

Ia juga berpesan, sebagai pengurus, seseorang harus memiliki tekad yang kuat agar sistem berjalan dengan baik.

“Harus nekat supaya tidak kacau secara sistem. Kalau pengurus memiliki tekad dan keberanian, insya Allah akan berhasil,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Waled Sirajuddin juga berbagi pengalaman pribadi mengenai kondisi kesehatannya yang menurun.

Ia mengungkapkan bagaimana beberapa dokter dari Malaysia, Jawa, dan Aceh menyarankannya untuk pensiun, namun ia tetap memilih untuk melanjutkan perjuangannya dalam dunia pendidikan Islam.

"Saya memilih untuk tetap berkecimpung di dayah, karena bagi saya, tidak ada pensiun dalam perjuangan untuk Islam," ujarnya dengan penuh keteguhan.

"Kalau kita berjuang, ya memang seperti itu risikonya. Tapi kalau kita santai-santai saja, tidak akan ada kontribusi kita untuk agama Islam,” timpa Waled Sirajuddin.

Di penghujung sambutannya, Waled berpesan kepada para pengurus muda untuk tetap berfokus dan bertawakal kepada Allah SWT dalam membesarkan Ma'had Aly.

Baca juga: Shalat Ied di Aceh Barat? Ini Daftar Khatib dan Imam Salat Idul Fitri, Dr Sirajuddin di Masjid Agung

Meskipun Ma'had Aly masih memiliki banyak keterbatasan, Waled berharap keberkahan selalu menyertai lembaga ini. "Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua, kepada dayah, dan kepada santri," ungkapnya.

Mudir Ma'had Aly Babussalam Tgk Dr Teuku Zulkhairi MA juga turut menyampaikan sambutannya.

Ia menyatakan bahwa jabatan yang kembali dipercayakan padanya ini merupakan sarana pengabdian untuk agama dan bangsa.

"Saya melihat diri saya hanyalah sebagai pelayan bagi lembaga pendidikan Islam ini," ujar Dr. Zulkhairi.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah yang telah diberikan oleh Waled Sirajuddin dalam upaya membesarkan Ma'had Aly Babussalam.

Dr Zulkhairi mengingatkan bahwa bekerja untuk Ma'had Aly adalah bagian dari menolong agama Allah melalui pendidikan. 

"Jadi kalau kita bekerja keras untuk Ma'had Aly ini, maka insya Allah, Allah akan menolong kita dalam kehidupan kita di dunia ini hingga di akhirat kelak, " pungkasnya lagi.

Baca juga: Tgk Sirajuddin Saman ungkap 5 Keutamaan Malam Lailatul Qadar: Hantam dengan Ibadah

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Ma'had Aly Babussalam yang mengambil takhassus (konsentrasi) Tafsir dan Ilmu Tafsir.

Dengan kepemimpinan yang baru serta pesan penuh hikmah dari Waled Sirajuddin Hanafi, diharapkan Ma'had Aly Babussalam terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Islam di Aceh Utara khususnya dan Aceh umumnya sehingga semakin maju serta berkontribusi besar bagi kejayaan agama dan bangsa.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved