Perang Gaza
Tentara Zionis Israel ke Pengungsi Palestina: Pergi ke Mesir dan Jangan Kembali
Menurut Associated Press, mengutip para pejabat, proposal itu termasuk Hamas membebaskan lima sandera yang masih hidup, termasuk seorang warga Amerika
SERAMBINEWS.COM - Sebuah video menjadi viral tentang tentang tentara Israel yang memberi tahu warga Palestina yang mengungsi dari Khan Yunis: “Tentara kami telah tiba. Pergi ke Mesir dan jangan kembali.”
Salah satu tentara berkata: “Rakyat Khan Yunis, semuanya sudah berakhir. Tentara Israel telah tiba di Neve Dekalim, pemukiman Israel dievakuasi pada tahun 2005. Kami telah kembali ke rumah.”
“Kami meninggalkan Mesir, dan sekarang mereka berangkat ke Mesir. Sampai jumpa, dan jangan kembali.”
Israel melanjutkan perangnya di Jalur Gaza pada 18 Maret, setelah menghentikan masuknya pengiriman bantuan. Sejak itu, 855 warga Palestina telah tewas dan 1.869 lainnya terluka, 70 persen di antaranya adalah perempuan, anak-anak dan orang tua, menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.
Mesir dilaporkan mengajukan proposal baru untuk mengembalikan gencatan senjata di Jalur Gaza beberapa hari lalu.
Menurut Associated Press, mengutip para pejabat, proposal itu termasuk Hamas membebaskan lima sandera yang masih hidup, termasuk seorang warga Amerika-Israel, dengan imbalan gencatan senjata selama seminggu, Israel mengizinkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dan Israel membebaskan ratusan tahanan Palestina.
AS Kembali Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran ke Yaman
Pesawat tempur AS melakukan tiga serangan udara baru di bagian timur kota Sa'ada di Yaman utara, Minggu.
Koresponden jaringan Al-Masirah Yaman melaporkan bahwa AS melancarkan empat serangan udara di distrik Al-Salem di Sa’ada.
Dalam kelanjutan serangan, distrik Kitaf di provinsi Sa’ada menjadi sasaran dua kali oleh serangan udara AS.
Laporan juga menunjukkan bahwa AS menyerang provinsi Sana’a barat, melakukan tiga serangan udara di dekat Jabal An-Nabi Shu’ayb di distrik Bani Matar.
Tidak ada laporan langsung tentang kemungkinan korban.
Hamas Terima Rencana Gencatan Senjata Gaza, Tolak Permintaan AS Usir Para Pemimpinnya
Hamas menolak proposal AS yang menawarkan relokasi aman bagi para pemimpin militer kelompok itu di luar Gaza dengan imbalan insentif finansial, lapor Al-Araby Al-Jadeed, edisi bahasa Arab dari The New Arab, mengutip sumber-sumber Mesir.
Namun, kelompok itu menyetujui proposal gencatan senjata baru yang akan menghentikan sementara pertempuran selama hari raya Islam dan Yahudi mendatang, tambah laporan itu.
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Gaza-vnj.jpg)