Jumat, 8 Mei 2026

Perang Gaza

Pasukan Israel Terus Hancurkan Kamp-kamp Pengungsi di Tepi Barat

Di Jenin, pihak berwenang menyatakan kamp tersebut tidak layak huni, sementara Israel melarang pengungsi Tulkarem untuk kembali. 

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
khaberni/tangkap layar
PENGEBOMAN JENIN - Asap hitam membumbung setelah pesawat pendudukan Israel mengebom sejumlah bangunan di Jenin, Tepi Barat, Minggu (2/2/2025). Israel dilaporkan memperluas agresi militer mereka di Tepi Barat yang mengindikasikan perluasan daerah aneksasi dari wilayah Palestina. 

Khamenei: AS akan Terima Pukul Keras jika Menyerang Iran

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada Senin, AS akan menerima pukulan keras jika bertindak atas ancaman Presiden Donald Trump untuk mengebom Teheran jika tidak mencapai kesepakatan nuklir baru dengan Washington.

Trump menegaskan kembali ancamannya pada hari Minggu bahwa Iran akan dibom jika tidak menerima tawarannya untuk pembicaraan yang diuraikan dalam surat yang dikirim ke kepemimpinan Iran pada awal Maret, memberi Teheran waktu dua bulan untuk membuat keputusan.

"Permusuhan dari AS dan Israel selalu ada. Mereka mengancam akan menyerang kami, yang menurut kami tidak terlalu mungkin terjadi, tetapi jika mereka melakukan kejahatan apa pun, mereka pasti akan menerima pukulan timbal balik yang kuat, kata Khamenei.

"Dan jika mereka berpikir untuk menimbulkan hasutan di dalam negeri seperti tahun-tahun sebelumnya, rakyat Iran sendiri yang akan menghadapinya," tambahnya.

Brutal dan Barbar, 24 Jam Terakhir, Israel Bunuh 42  Warga Gaza, Lukai 183 

Zionis Israel membunuh 42 warga Gaza dan 183 orang lainnya terluka dalam 24 jam terakhir, menurut Kementerian Kesehatan di daerah kantong tersebut.

Pembaruan yang dipublikasikan di Telegram mengatakan Israel telah membunuh 1.042 warga Palestina dan melukai 2.542 di Jalur Gaza sejak melanggar gencatan senjata pada 18 Maret.

Perang Israel di Gaza telah menewaskan total 50.399 warga Palestina dan melukai 114.583, tambahnya laporan tersebut.

Lebih dari 320 anak tewas 

UNICEF telah merilis pernyataan yang menyebutkan dimulainya kembali "pemboman hebat" dan operasi darat Israel di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 322 anak dan melukai 609 orang sejak gencatan senjata berakhir.

Rata-rata, sekitar 100 anak terbunuh atau cacat selama 10 hari terakhir.

“Sebagian besar anak-anak ini mengungsi, berlindung di tenda-tenda darurat atau rumah-rumah yang rusak,” kata pernyataan itu.

Warga Gaza di ambang kelaparan

Pertahanan Sipil Gaza menyatakan ada kekurangan semua jenis makanan di daerah kantong itu.

"Kita hampir memasuki masa paceklik seperti yang kita alami pada bulan Maret tahun lalu," kata juru bicaranya. "Warga Palestina di Gaza hidup dalam kondisi yang sangat buruk."(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved