Jumat, 17 April 2026

China Balas Berlakukan Tarif 34 Persen ke AS, Trump: Mereka Panik

Sebagai balasan, China akan memberlakukan tarif 34 persen terhadap seluruh barang dari AS mulai 10 April 2025.

Editor: Amirullah
Facebook The White House
TARIF DAGANG AS - Foto ini diambil pada Kamis (3/4/2025) dari Facebook The White House memperlihatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berbicara selama konferensi pers setelah menandatangani kenaikan tarif dagang baru antara AS dan negara lain di dunia, di Gedung Putih di Washington, DC, AS pada Rabu (2/4/2025). Rusia, Belarus, Kuba dan Korea Utara dikecualikan dari daftar kenaikan tarif tersebut. 

Misalnya, jika Indonesia mengenakan tarif 64 persen terhadap produk AS, maka AS akan memberlakukan tarif 32 persen terhadap barang dari Indonesia.

Tarif ini mulai berlaku 9 April.

3. Tarif Otomotif

Tarif sebesar 25 persen akan dikenakan pada seluruh mobil buatan luar negeri yang masuk ke AS.

Trump menyebut hal ini sebagai upaya mengatasi ketidakseimbangan industri dan melindungi keamanan nasional.

Trump menyatakan kebijakan tarif ini sebagai tonggak sejarah penting bagi Amerika.

"Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami," ujarnya seperti dikutip CNN.

Menurutnya, AS tidak bisa lagi meneruskan kebijakan ekonomi sepihak yang merugikan negara.

Pasar Berantakan

Di sisi lain, pasar keuangan bereaksi negatif terhadap kebijakan ini.

Menjelang pengumuman tarif, bursa saham ditutup naik, namun segera melemah setelah kebijakan diumumkan.

Kontrak berjangka Dow Jones turun 256 poin atau 0,61 persen, S&P 500 melemah 1,69 persen, dan Nasdaq 100 anjlok 2,54 persen.

Meski begitu, Trump tetap membanggakan pencapaian ekonomi AS.

Menurut data Departemen Tenaga Kerja AS, perekrutan melonjak pada Maret 2025 dengan terciptanya 228.000 lapangan kerja, melampaui ekspektasi sebesar 130.000.

Namun, tingkat pengangguran naik tipis dari 4,1 persen menjadi 4,2 persen.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved