Kesehatan

Anjuran Usia Terbaik Sunat Anak Laki-laki Versi Dr Boyke: Lebih Sehat dan Cepat Sembuh

Selain menjadi anjuran dalam beberapa tradisi dan agama, sunat juga berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YouTube Kacamata dr Boyke
Seksolog dr Boyke mengungkap usia yang tepat untuk dikhitan atau disunat. 

SERAMBINEWS.COM - Sunat atau khitan pada anak laki-laki merupakan prosedur yang umum dilakukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Selain menjadi anjuran dalam beberapa tradisi dan agama, sunat juga berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.

Manfaat medis dari sunat mencakup pencegahan masalah pada penis seperti fimosis, pengurangan risiko infeksi saluran kemih, serta penurunan risiko kanker penis, kanker prostat, dan penyakit menular seksual.

Oleh karena itu, sunat tidak hanya dianggap sebagai praktik budaya atau agama tetapi juga sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan pria.  

Tradisinya, anak laki-laki dikhitan pada usia tertentu menjelang remaja. Namun, para ahli, termasuk seksolog dr Boyke Dian Nugraha, menyarankan agar sunat dilakukan saat bayi.

Menurut Dr Boyke, waktu yang tepat untuk melakukan sunat pada anak laki-laki adalah di usia 0 hingga 5 tahun.

Prosedur sunat ini, jika dilakukan pada usia dini dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang, termasuk pemulihan yang lebih cepat dan risiko infeksi yang lebih rendah.

Baca juga: Siswi SMP Hamil, Padahal Masih Perawan, dr Boyke Ungkap Fakta Medis Mengejutkan & Pentingnya Edukasi

Selain itu, sunat pada usia bayi memiliki keuntungan besar karena proses penyembuhannya lebih cepat dan trauma psikologis hampir tidak terjadi.

Pada bayi, jaringan tubuh lebih cepat pulih, sehingga risiko infeksi dan komplikasi juga lebih rendah.  

Hal ini turut diungkapkan oleh seksolog dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS.

dr Boyke mengatakan, sunat atau khitan dalam perspektif medis merupakan suatu operasi kecil atau operasi minor untuk memperbaiki organ laki-laki atau untuk menjaga kebersihan laki-laki.

"Khitan itu dilakukan secara medis dengan mengambil kulup daripada kepala penis," kata dr Boyke dikutip dari kanal YouTubenya, Senin (7/4/2025).

Baca juga: Fimosis, Indikasi Medis yang Mengharuskan Penderitanya Segera Dikhitan, Begini Penjelasan dr Boyke

Alasan Anak Laki-laki Perlu Disunat

Lebih lanjut, dr Boyke kemudian mengungkap dua alasan mengapa anak laki-laki harus disunat dalam perspektif medis.

Pertama, sunat merupakan sebuah anjuran dalam agama Islam yang harus dilakukan oleh umat Muslim pria.

"Pertama tentunya karena alasan agama dan budaya, contohnya sunat menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Muslim pria," kata dr Boyke.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved