Harga Emas
Harga Emas Anjlok ke Titik Terendah, Ternyata Ini Pemicunya!
Harga emas jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu pada hari Senin (7/4/2025), melanjutkan penurunan tajamnya akibat aksi jual besar-besa
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, juga menyoroti dampak negatif dari tarif terhadap perekonomian.
Powell mengatakan bahwa tarif berisiko memicu inflasi yang lebih tinggi sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi, memperburuk tantangan bagi para pembuat kebijakan di bank sentral AS.
Di sisi lain, harga logam mulia lainnya menunjukkan tren yang berbeda. Harga perak spot naik 2,3 persen menjadi $30,22 per ons, setelah sebelumnya mencapai level terendah dalam hampir tujuh bulan.
Harga spot platinum juga naik 1 persen menjadi $925,50, sementara harga paladium naik 1,5 persen menjadi $925,00.
Secara keseluruhan, meskipun emas mengalami penurunan, logam mulia lainnya menunjukkan tanda-tanda penguatan.
Ini mencerminkan ketidakpastian yang sedang melanda pasar global, di mana investor mencari perlindungan di beberapa aset yang lebih stabil di tengah gejolak ekonomi.
Baca juga: Trump Sebut Tarif sebagai Obat untuk Ekonomi, Pasar Asia Kini Terjun Bebas!
(Serambinews.com/ Sri Anggun Oktaviana)
| Update Harga Emas di Aceh, 13 April 2026: Lhokseumawe Stagnan, Sejumlah Daerah Kompak Turun |
|
|---|
| Update Terbaru! Harga Emas di Banda Aceh Anjlok Rp130 Ribu, Berikut Rinciannya |
|
|---|
| Balik Menguat! Harga Emas di Banda Aceh Naik Rp60 Ribu per Mayam Hari Ini, 10 April 2026 |
|
|---|
| Diperkirakan Naik Lagi! Harga Emas Siap Catat Kenaikan Mingguan Ketiga Meski Dolar Menguat |
|
|---|
| Setelah Naik Tajam, Harga Emas di Banda Aceh Kini Terjun Bebas, 9 April 2026 Dijual Segini per Mayam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/logam-mulia-di-Toko-Emas-Jasa-Sejahtera.jpg)