Selasa, 14 April 2026

Timur Tengah

Serangan Brutal AS Kembali Targetkan Yaman di Tengah Malam Buta

Dalam serangan terpisah, tiga serangan udara AS menargetkan wilayah al-Sahleen di subdistrik al-Salem, Distrik Kitaf, yang terletak di sebelah timur P

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/mehrnews
SETANGAN AS KE YAMAN - Pesawat tempur AS melakukan tiga serangan udara baru di bagian timur kota Sa'ada di Yaman utara. 

SERAMBINEWS.COM - Pesawat tempur Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan udara di Yaman tengah dan utara pada Sabtu malam, menghantam sasaran di provinsi al-Bayda dan Saada.

Menurut koresponden Al Mayadeen, lima serangan udara menghantam lembaga kejuruan di Distrik al-Sawma'ah, yang terletak di sebelah timur Provinsi al-Bayda. 

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas tersebut, yang berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pelatihan utama di wilayah tersebut.

Dalam serangan terpisah, tiga serangan udara AS menargetkan wilayah al-Sahleen di subdistrik al-Salem, Distrik Kitaf, yang terletak di sebelah timur Provinsi Saada. 

Wilayah tersebut terletak di dekat perbatasan utara Yaman, wilayah yang sering menjadi sasaran agresi AS yang sedang berlangsung.

Belum ada laporan langsung mengenai korban jiwa atau tingkat kerusakan yang telah dirilis.

Pada bulan Maret, AS melancarkan agresi terhadap Yaman, dengan alasan untuk mengamankan jalur pelayaran internasional. Namun, gelombang serangan yang semakin intensif terjadi saat Yaman meluncurkan kembali kampanye militernya untuk mendukung rakyat Palestina, dengan berjanji untuk menyerang target-target Israel hingga perang di Gaza berakhir. 

Pada hari Jumat, jutaan orang membanjiri Lapangan Al-Sabeen di ibu kota Sanaa dan lebih dari 450 lapangan utama dan cabang di 14 provinsi Yaman dalam unjuk rasa solidaritas besar-besaran dengan rakyat Palestina, Perlawanan mereka, dan Angkatan Bersenjata Yaman di bawah slogan "Jihad, Keteguhan, dan Kepahlawanan... Kami Tidak Akan Meninggalkan Gaza."

Unjuk rasa di Yaman, yang menegaskan kembali solidaritas Yaman yang kuat dengan Palestina, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan, “Kami tidak akan mengecewakan Gaza, dan kami tidak akan meninggalkan rakyatnya sendirian. Kami katakan sekali lagi: kalian tidak sendirian.”

Pernyataan itu menekankan bahwa meningkatnya agresi Amerika tidak akan menghalangi Yaman untuk mendukung Gaza tetapi hanya akan memperkuat tekadnya.

Demonstrasi tersebut menyerukan mobilisasi kapasitas resmi dan populer rakyat Yaman untuk mendukung Palestina dan mempertahankan Yaman melawan agresi AS, menekankan pentingnya mobilisasi umum, menuju ke tempat-tempat pelatihan dan persiapan, membelanjakan dana di jalan Tuhan, dan mengintensifkan boikot ekonomi.

GAZA TERKINI - Israel Biadab Bom Rumah Sakit, 20 Orang Tewas, Pasien Kritis Tidur di Jalan

SERAMBINEWS.COM - Perang Israel dengan Pejuang Kemerdekaan Palestina Hamas telah berlangsung 555 hari sejak operasi darat yang dilancarkan militer Israel ke Jalur Gaza hingga meluas ke Tepi Barat yang diduduki.

Berikut adalah rangkuman peristiwa penting yang terjadi selama 24 jam terakhir dikutip dari laporan oulet berita Al Jazeera: 

Pasukan Israel mengebom Rumah Sakit Al Ali di Kota Gaza utara saat para dokter bergegas mengevakuasi yang sakit dan terluka.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved