Minggu, 26 April 2026

Timur Tengah

Serangan Brutal AS Kembali Targetkan Yaman di Tengah Malam Buta

Dalam serangan terpisah, tiga serangan udara AS menargetkan wilayah al-Sahleen di subdistrik al-Salem, Distrik Kitaf, yang terletak di sebelah timur P

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/mehrnews
SETANGAN AS KE YAMAN - Pesawat tempur AS melakukan tiga serangan udara baru di bagian timur kota Sa'ada di Yaman utara. 

Serangan itu terjadi setelah militer Israel mengeluarkan perintah pemindahan baru bagi penduduk kamp pengungsi Nuseirat di bagian tengah dan selatan Khan Younis, setelah mencegat tiga roket dari Jalur Gaza.

Delegasi Hamas tiba di Kairo untuk melakukan pembicaraan gencatan senjata yang diselenggarakan oleh mediator Mesir saat Hamas merilis video tawanan Israel-Amerika, Edan Alexander.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya  50.912 warga Palestina  dipastikan tewas dan 115.981 lainnya terluka dalam  perang Israel di Gaza. Kantor Media Pemerintah memperbarui  jumlah korban tewas  menjadi lebih dari 61.700, dengan mengatakan ribuan orang yang hilang di bawah reruntuhan diduga tewas.

Setidaknya 1.139 orang tewas di Israel selama serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 dan lebih dari 200 orang ditawan.

Hamas menuduh Israel melakukan 'kejahatan perang baru' di Gaza

Kelompok Palestina menggambarkan serangan Israel terhadap Rumah Sakit al-Ahli sebagai “kejahatan perang baru” dan mengatakan bahwa militer Israel tidak menghormati hukum dan norma kemanusiaan.

Dikatakan juga bahwa AS juga bertanggung jawab atas “kejahatan brutal” tersebut.

Hal ini karena Israel bekerja di bawah kedok diplomatik AS, sementara Washington memblokir semua mekanisme akuntabilitas internasional, tambahnya.

Otoritas Gaza mengutuk serangan Israel terhadap Rumah Sakit Al-Ahli

Kantor Media Pemerintah di Gaza mengecam keras pengeboman rumah sakit di Kota Gaza, yang juga dikenal sebagai Rumah Sakit Baptis, dan menyebutnya sebagai kejahatan yang “keji” dan “mengerikan”.

Dalam sebuah pernyataan, kantor tersebut menyebut Rumah Sakit al-Ahli sebagai “salah satu institusi kesehatan tertua dan terpenting” di Gaza.

“Rumah Sakit Baptis, yang mencakup banyak departemen khusus, menampung ratusan pasien dan korban luka, staf medis dan pengawal pada saat penyerangan, dan menyediakan layanan kesehatan kepada lebih dari satu juta warga Palestina di provinsi Gaza dan Gaza utara,” katanya.

Pasukan Israel telah "dengan sengaja menghancurkan 34 rumah sakit" di Gaza, kata kantor tersebut, seraya menambahkan bahwa serangan berkelanjutan terhadap fasilitas medis merupakan "pelanggaran mencolok terhadap semua piagam internasional dan Konvensi Jenewa yang melarang penargetan fasilitas medis".

Ringkasan perkembangan terkini

Pasukan Israel terus membombardir Gaza setelah menewaskan sedikitnya 20 orang dalam serangan di seluruh Jalur Gaza pada hari Sabtu.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved