Berita Pidie Jaya
Wabup Pidie Jaya Minta Warga Budayakan Gotong Royong Untuk Menyukseskan Program Ketahanan Pangan
Wabup Pidie Jaya Minta Warga Budayakan Gotong Royong Untuk Menyukseskan Program Ketahanan Pangan
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Wakil Bupati Pidie Jaya (Pijay), Hasan Basri ST MM bersama kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang), drh H Muzakkir Muhammad MM meminta ribuan petani bersama ratusan penyuluh pertanian di Kecamatan Bandar Baru untuk membudayakan kembali budaya gotong royong (Gotroy) demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional pada Musim Tanam Gadu (MTG) 2025-2026.
Hal tersebut disampaikan Wabup Pijay dalam rapat Troen U Blang atau Turun Sawah perdana Musim Tanam Gadu (MTG) 2025 di Aula Kantor Camat Bandar Baru, Senin (14/4/2025).
"Budaya Gotroy merupakan nenek moyang yang mampu menjadu akses utama dalam menyukseskan berbagai akses publik yermasuk Treoen U Blang," sebut Hasan Basri ST MM kepada Serambimewa.com, Senin (14/4/2025).
Menurut orang nomor dua di Pijay itu bahwa sektor pertanian merupakan harapan hidup dari segenap masyarakat di belahan dunia ini.
Karenanya segala hambatan atau kendala dalam sektor pertanian perlu sikap tenggang rasa untuk saling selalu bersama.
Baca juga: Pidie Jaya Komit Sukseskan MTQ Aceh Ke 37, Pembangunan Gedung Utama Dimulai
Dijelaskan juga, lewat momentum rapat Treuoen U Blang ini menjadi pemilu semangat untuk senantiasa dalam meningkatkan hasil panen padi sebagai cikal bakal utama Ketahanan Pangan Nasional.
"Keujreun Blang baik tingkat kecamatan, mukim hingga gampong untik bahu-membahu menyelesaikan segala kendala lewat semangat Gotroy," ujarnya
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Pijay, drh H Muzakkir Muhammad MM kepada Serambimews.com Senin (14/4/2025) memgatakan, kesuksesan hasil tanam padi sebagai ketahanan pangan nasional terletak pada kekompakan semua pihak.
"Saat ini,ada 10 titik di Bandar Baru untuk normalisasi saluran irigasi agar suplai air bagi kenyamanan petani lebih nyaman," ujarnya.
Baca juga: Ternyata Gara-gara Utang Rp 300 Ribu, Nyawa Santri di Pidie Jaya Melayang, Polisi Tangkap Pelaku
Dijelaskan, pihaknya memprediksikan butuh dana Rp 50 juta per satu titik.
Karenanya Distanpang Pijay juga berkomitmen untuk memperjuangkan dan Kementan RI.
Untuk persolan pembasmi hama tikus lewat musuh alami yaitu dengan menjinakkan burung hantu dengan dapat berupaya kandangnya lewat dana gampong yang rata-rata Rp 1 juta.
"Saya berharap Bandar Baru dapat jadi pilot proyek bajak sawah tiga kali tanam dalam setahun,"ungkapnya. (*)
Baca juga: Bupati Polisikan Wakil Bupati, Perkara Dugaan Stempel Surat, Begini Tanggapan Polres Tasikmalaya
Peringati HUT Kejaksaan, Kejari Pidie Jaya Gelar Pasar Murah, Khitanan Massal, dan Donor Darah |
![]() |
---|
Puluhan Keuchik di Pidie Jaya Ikut Rapat Koodinasi, Ini Pesan Bupati |
![]() |
---|
Polisi Tahan Guru Honorer di Pijay, Diduga Aniaya Siswa SMP hingga Masuk RS |
![]() |
---|
Kisah Pilu Kehidupan Janda Miskin di Pidie Jaya |
![]() |
---|
Pijay Komit Sukseskan MTQ ke 27, MCK dan Rekayasa Lalulintas Jadi Prioritas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.