Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

Ablasi Sungai Krueng Aceh Kian Parah, Kikis Bantaran Sungai 500 Meter,Irmawan:Harus Segera Ditangani

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H Irmawan melakukan peninjauan lokasi ablasi Sungai Krueng Aceh di Gampong Santan

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/INDRA WIJAYA
KRUENG ACEH - Anggota DPR RI, H Irmawan bersama Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera 1, Ervan Mukhammad, Anggota DPRA Komisi IV dari Fraksi PKB, Munawar AR (Ngoh Wan) meninjau lokasi ablasi sungai Krueng Aceh di Desa Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (15/4/2025). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H Irmawan melakukan peninjauan lokasi ablasi Sungai Krueng Aceh di Gampong Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (15/4/2025).

Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi oleh Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera 1, Ervan Mukhammad, Anggota DPRA Komisi IV dari Fraksi PKB, Munawar AR (Ngoh Wan), dan Sekdes Gampong Santan, Azmi Reza.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat lokasi bantaran sungai yang terkikis air dan kian meluas. 

Dimana lokasi ablasi tersebut sudah berdekatan dengan jalan lintas nasional. 

Bahkan dalam peninjauan tersebut, salah satu lokasi yang berada di depan Kantor Serambi Indonesia, jarak pengikisan tanah akibat ablasi hanya berjarak satu meter dari jalan raya.

Baca juga: Anggota DPR RI Irmawan Tinjau Jalan Longsor di Gayo Lues

Irmawan mengatakan, peninjauan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya ablasi di sungai Krueng Aceh

“Ablasi ini sudah mengganggu. Kalau dibiarkan kita khawatir dalam waktu dekat akan mengganggu jalan nasional. Dia bisa amblas akibat ablasi,” kata Irmawan.

Karenanya mereka mengundang pihak BWS Sumatera 1, untuk meninjau lokasi langsung. 

Dimana dalam waktu dekat, pihaknya akan mengusulkan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PU, agar di tahun 2025 atau 2026 dapat dianggarkan untuk penanganan ablasi di sungai Krueng Aceh.

“Karena kondisinya sudah sangat parah. Tadi kita sudah lihat di salah satu titik, bibir jalan dengan sungai itu hanya berjarak satu meter lagi,” jelasnya.

Baca juga: Anggota DPR RI H Irmawan Minta PUPR Aceh Tangani Longsor di Ruas Terangun-Babahrot

Menurutnya, jika tidak ada penanganan cepat, sekali musim hujan lagi ablasi tersebut sudah menggerus jalan raya. 

“Harus segera ditangani. Ditakutkan jika terjadi hujan lebat lagi, badan jalan akan terjadi amblas. Dan ini akan mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera 1, Ervan Mukhammad Sofwan, mengatakan, pengikisan atau erosi yang terjadi di bantaran sungai Krueng Aceh tersebut sejauh 500 meter. 

Namun, ablasi yang paling parah ditemukan berada di depan Kantor Serambi Indonesia, dimana lokasi ablasi langsung bersinggungan dengan jalan nasional Banda Aceh-Medan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved