Berita Banda Aceh
Ablasi Sungai Krueng Aceh Kian Parah, Kikis Bantaran Sungai 500 Meter,Irmawan:Harus Segera Ditangani
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H Irmawan melakukan peninjauan lokasi ablasi Sungai Krueng Aceh di Gampong Santan
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H Irmawan melakukan peninjauan lokasi ablasi Sungai Krueng Aceh di Gampong Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (15/4/2025).
Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi oleh Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera 1, Ervan Mukhammad, Anggota DPRA Komisi IV dari Fraksi PKB, Munawar AR (Ngoh Wan), dan Sekdes Gampong Santan, Azmi Reza.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat lokasi bantaran sungai yang terkikis air dan kian meluas.
Dimana lokasi ablasi tersebut sudah berdekatan dengan jalan lintas nasional.
Bahkan dalam peninjauan tersebut, salah satu lokasi yang berada di depan Kantor Serambi Indonesia, jarak pengikisan tanah akibat ablasi hanya berjarak satu meter dari jalan raya.
Baca juga: Anggota DPR RI Irmawan Tinjau Jalan Longsor di Gayo Lues
Irmawan mengatakan, peninjauan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya ablasi di sungai Krueng Aceh.
“Ablasi ini sudah mengganggu. Kalau dibiarkan kita khawatir dalam waktu dekat akan mengganggu jalan nasional. Dia bisa amblas akibat ablasi,” kata Irmawan.
Karenanya mereka mengundang pihak BWS Sumatera 1, untuk meninjau lokasi langsung.
Dimana dalam waktu dekat, pihaknya akan mengusulkan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PU, agar di tahun 2025 atau 2026 dapat dianggarkan untuk penanganan ablasi di sungai Krueng Aceh.
“Karena kondisinya sudah sangat parah. Tadi kita sudah lihat di salah satu titik, bibir jalan dengan sungai itu hanya berjarak satu meter lagi,” jelasnya.
Baca juga: Anggota DPR RI H Irmawan Minta PUPR Aceh Tangani Longsor di Ruas Terangun-Babahrot
Menurutnya, jika tidak ada penanganan cepat, sekali musim hujan lagi ablasi tersebut sudah menggerus jalan raya.
“Harus segera ditangani. Ditakutkan jika terjadi hujan lebat lagi, badan jalan akan terjadi amblas. Dan ini akan mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera 1, Ervan Mukhammad Sofwan, mengatakan, pengikisan atau erosi yang terjadi di bantaran sungai Krueng Aceh tersebut sejauh 500 meter.
Namun, ablasi yang paling parah ditemukan berada di depan Kantor Serambi Indonesia, dimana lokasi ablasi langsung bersinggungan dengan jalan nasional Banda Aceh-Medan.
| Ratusan Mahasiswa UBBG Ikut Kuliah Umum Pendidikan, supaya Siap Hadapi Tantangan Global |
|
|---|
| Ketua Baleg DPR RI Nilai Usulan Otsus 2,5 Persen Tanpa Batas Waktu Logis |
|
|---|
| Jaga Stok dan Harga, 60 Ton Gula Subsidi Tiba di Aceh Barat, Ongkos Angkut Ditanggung Pemerintah |
|
|---|
| Baleg DPR RI Bahas Revisi UUPA dalam Rapat di Anjong Mon Mata |
|
|---|
| USK jadi Host Kick Off PPK 2026, BI Gandeng 6 Kampus di Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ablasi-Sungai-Krueng-Aceh_bantaran-sungai-terkikis_2025.jpg)