Kamis, 16 April 2026

Berita Banda Aceh

USK jadi Host Kick Off PPK 2026, BI Gandeng 6 Kampus di Aceh

Kegiatan yang berlangsung di Aula FMIPA USK pada Rabu (15/4/2026), menandai komitmen bersama dalam melahirkan inovasi

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Subur Dani
for serambinews
Perwakilan 6 kampus saat Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula FMIPA USK pada Rabu (15/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi lokasi peluncuran Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) 2026 yang digagas Bank Indonesia, dengan melibatkan enam kampus di Aceh.
  • BI menggandeng UIN Ar-Raniry, UTU, UNMUHA, UNAYA, dan USM bersama USK untuk meningkatkan kapasitas SDM melalui tiga pilar utama: pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan.


Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) terpilih menjadi lokasi dimulainya kolaborasi strategis antara Bank Indonesia (BI) dengan perguruan tinggi di Aceh melalui Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula FMIPA USK pada Rabu (15/4/2026), menandai komitmen bersama dalam melahirkan inovasi dan pemikiran strategis bagi pembangunan ekonomi daerah.

Sebagai tuan rumah, USK menyambut kehadiran lima kampus mitra lainnya dalam penandatanganan perjanjian kerja sama ini, yaitu UIN Ar-Raniry, Universitas Teuku Umar (UTU), Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Universitas Abulyatama (UNAYA), dan Universitas Serambi Mekkah (USM).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata BI dalam mendukung pengembangan kapasitas SDM, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi. 

Baca juga: Perkuat Daya Saing Global, Mahasiswa USK Ikuti Student Exchange ke Malaysia

Ia menekankan bahwa PPK adalah bentuk penyempurnaan dari skema pendampingan mahasiswa sebelumnya.

“PPK adalah program perbaikan dari beasiswa. Jadi bukan hanya beasiswa, tapi lebih kepada peningkatan,” ujar Agus Chusaini dalam pidatonya.

Ia memaparkan bahwa terdapat tiga pilar utama yang bisa dioptimalkan melalui PPK, yakni pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan. 

Melalui integrasi tiga hal tersebut, BI berharap dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya Aceh.

Baca juga: FISIP USK Buka Prodi Hubungan Internasional, Mulai Terima Mahasiswa Baru, Siap Cetak Diplomat Aceh

“Alhamdulillah sudah 6 universitas yang tergabung, semoga kedepan teman-teman SLTA juga bisa bergabung. Termasuk pengajar, dosen, dll. Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Aceh," tambah Agus.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Dr Mustanir M.Sc, menyambut positif inisiatif BI yang menempatkan USK sebagai mitra strategis dan tuan rumah peluncuran program tahun ini.

Baca juga: 4 Lowongan Kerja April 2026: Bank Indonesia, BPJS - Pegadaian, Banyak Posisi untuk Fresh Graduate

Menurutnya, kolaborasi ini sangat relevan dengan semangat kewirausahaan dan penguatan daya saing mahasiswa.

“Kami di Universitas Syiah Kuala merasa bangga menjadi bagian dari inisiatif besar Bank Indonesia ini. Program PPK 2026 bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan jembatan bagi mahasiswa kami untuk menyelami realitas ekonomi kebanksentralan. Ini adalah ruang bagi lahirnya inovasi akademik yang langsung berdampak pada pemberdayaan ekonomi rakyat Aceh,” tutur Prof. Mustanir.(*)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved