Rabu, 15 April 2026

Video

VIDEO - Militer Rusia Minta Izin 'Bermarkas' di Papua, Indonesia Berang dan Bantah Keras

Kabar mengenai Lanud Manuhua yang akan menjadi markas pesawat militer Rusia diberitakan oleh media asing sebagaimana dikutip Antara.

SERAMBINEWS.COM - Rumor sementara militer Rusia mengincar pangkalan udara militer di wilayah Papua, Indonesia.

Rumor tersebut alhasil membuat publik tercengang.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu), Rolliansyah Soemirat, mengaku belum pernah mendengar permintaan tersebut. 

Baca juga: VIDEO Rusia Ingin Papua Jadi Pangkalan Pesawat Militer Moskow

"Belum pernah mendengar mengenai permintaan Rusia untuk menempatkan pesawatnya di pangkalan udara milik Indonesia di wilayah Papua," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/4/2025). 

Roy, sapaan akrabnya, juga meminta agar isu pertahanan tersebut bisa ditanyakan langsung kepada kementerian terkait.

"Silakan dapat menghubungi kementerian/instansi terkait," ujarnya.

Adapun Kementerian Pertahanan juga memberikan statemen yang senada dengan Kemlu.

Baca juga: Ratusan Drone Ukraina Serbu Rusia, Kursk Membara, 175 Pasukan Kiev Tumbang dalam Sehari

Kepala Biro Info Pertahanan (Infohan) Setjen Kemenhan RI, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, menyebutkan bahwa pihaknya belum memantau adanya kabar tersebut. 

"Sementara Kemenhan belum monitor terkait isu tersebut," kata Frega kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (15/4/2025). 

Kabar mengenai Lanud Manuhua yang akan menjadi markas pesawat militer Rusia diberitakan oleh media asing sebagaimana dikutip Antara.

Disebutkan dalam berita itu bahwa kesepakatan menjadikan Lanud Manuhua sebagai markas pesawat militer Rusia merupakan hasil pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu pada Februari lalu.

Baca juga: VIDEO - AS-Houthi Lagi Konflik, Rusia dan Mesir Latihan Militer Gabungan di Laut Mediterania

Namun, Frega menyampaikan bahwa Kemenhan belum memantau apakah dalam pertemuan itu juga ada kesepakatan mengenai Lanud Manuhua.

"Sementara belum monitor terkait hal tersebut saat kegiatan (pertemuan Menhan RI dan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia)," ungkap dia.

Jenderal TNI Angkatan Darat (AD) bintang satu itu lantas menyertakan keterangan resmi Kemenhan soal pertemuan Sjafrie dan Sergei pada Februari lalu.

Dalam pertemuan itu, kata Frega, Indonesia melalui Kemenhan menyatakan sangat mengapresiasi dukungan dan kerja sama berkelanjutan dari Rusia, khususnya dalam mendorong pemahaman dan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan dan keamanan. 

Baca juga: VIDEO Rusia Sebut Dunia Sudah Lelah dengan Ancaman Tak Berujung kepada Iran

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved