Berita Aceh Barat
Kerbau Peliharaannya Mati, Lansia di Aceh Barat Ini Menangis Hingga Viral, Bupati Datang Membantu
Pria tersebut adalah Abi Nyak Na (62), seorang pria lanjut usia atau lansia warga Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, yang mengalami
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Pria tersebut adalah Abi Nyak Na (62), seorang pria lanjut usia atau lansia warga Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, yang mengalami musibah memilukan itu.
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria tua menangis histeris di kubangan lumpur viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir ini.
Pria tersebut adalah Abi Nyak Na (62), seorang pria lanjut usia atau lansia warga Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, yang mengalami musibah memilukan itu.
Kerbau itu sudah setahun lebih ia pelihara, tetapi kemudian justru ditemukan mati mendadak di tengah kubangan lumpur, Rabu (16/4/2025) lalu.
Dalam video yang viral di media sosial, tampak Abi Nyak Na penuh lumpur, menangis dengan suara pecah, meratapi kematian kerbau yang selama ini dia rawat dengan sepenuh hati.
Tangisan itu bukan sekadar kehilangan hewan ternak, tapi jeritan hati seorang warga kurang mampu yang bingung harus bagaimana mengganti kerugian.
Pasalnya, kerbau itu bukan miliknya, melainkan milik orang lain yang memercayakannya untuk memelihara.
Baca juga: Dua Kali Bertunangan dan Gagal Menikah, Ayu Ting Ting: Kalau Kita Trauma Mulu Kapan Majunya?
Kerbau itu telah dipeliharanya selama 15 bulan, menjadi sumber harapan dan tanggung jawab yang dijaga dengan hati-hati.
Abi Nyak Na, yang sehari-hari hanya menjual sayur dan pisang untuk menghidupi keluarganya, tidak memiliki sawah atau harta benda lain.
Bagi Nya Na, kerbau itu bukan sekadar hewan, tapi simbol kerja keras, kepercayaan, dan sumber penghidupan.
Kisahnya menyentuh hati banyak orang, termasuk Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, yang langsung turun tangan mengunjungi Abi Nyak Na di rumah sederhananya di Gampong Alue Perman, Sabtu (19/4/2025).
“Hari ini kami menjumpai beliau di rumahnya. Kerbau yang beliau pelihara bukan milik sendiri, tapi milik orang lain yang dipercayakan kepadanya.
Selama 15 bulan dijaga dengan baik. Saat kami bertemu, beliau menangis lagi dan berharap bisa dibantu,” ujar Bupati Tarmizi.
Baca juga: VIDEO Angin Kencang, Pohon Asam Tumbang Timpa Tiang Listrik di Pagar Air
Tersentuh dengan kisah Abi Nyak Na, Bupati Aceh Barat menyatakan komitmennya untuk membantu keluarga tersebut.
| Keuchik Gampong Canggai Soroti Krisis Pendidikan di Desanya: Guru Terbatas dan Fasilitas Minim |
|
|---|
| Pembinaan ASN Kemenag Aceh Barat, Kakanwil Kemenag Aceh: ASN Harus Hadirkan Layanan Nyata untuk Umat |
|
|---|
| Ekses Jembatan Putus Dihantam Banjir, Anak-anak Canggai Belajar di Pustu |
|
|---|
| Anak-anak Canggai Terpaksa Belajar di Aula Pustu, Jembatan Rusak Lumpuhkan Akses Pendidikan |
|
|---|
| Korban Banjir Bandang Jambak Masih Bergantung Bantuan, Harapkan Perhatian Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-peluk-lansia1.jpg)