Breaking News
Jumat, 10 April 2026

20 Tahun Koma, 'Pangeran Tidur' Arab Saudi Kini Berusia 36 Tahun

Kondisi sang pangeran pada usianya saat ini dilaporkan tetap dalam keadaan koma yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.

Editor: Amirullah
RNTV/TangkapLayar
KOMA 20 TAHUN - Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal. Anggota keluarga kerajaan Arab Saudi itu tidak sadarkan diri sejak 2005 setelah mengalami kecelakaan mobil parah di London. 

SERAMBINEWS.COM  - Berikut informasi terbaru "Pangeran Tidur" Arab Saudi.

Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal, yang dikenal di seluruh dunia Arab sebagai “Pangeran Tidur,” merayakan ulang tahunnya yang ke-36 pada Jumat, 18 April 2025.

Kondisi sang pangeran pada usianya saat ini dilaporkan tetap dalam keadaan koma yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.

Anggota keluarga kerajaan Arab Saudi itu tidak sadarkan diri sejak 2005 setelah mengalami kecelakaan mobil parah di London, Inggris.

"Selama 24 jam terakhir, ulang tahun sang pangeran telah menarik perhatian luas di platform X, tempat ribuan pengguna mengunggah doa, kata-kata harapan, dan renungan tentang apa yang telah menjadi simbol iman abadi," tulis laporan RNTV, Minggu (20/4/2025).

Saat waktu terus berlalu, sang pangeran tetap menggunakan alat bantu hidup, mengandalkan ventilasi mekanis dan selang makanan. 

Pergerakan terakhir yang terdokumentasi, terjadi pada 2019 lalu.

Saat itu Pangeran Al-Waleed dilaporkan menunjukkan tanda-tanda kesadaran terbatas melalui gerakan-gerakan kecil, seperti mengangkat jari atau sedikit menggerakkan kepalanya.

Meski demikian, momen-momen tersebut dinilai tidak menunjukkan kembalinya kesadaran penuh sang pangeran.

Pangeran Al-Waleed saat ini dirawat di King Abdulaziz Medical City di Riyadh, di bawah pengawasan tim medis khusus.

Pangeran Arab Saudi Al Waleed bin Khaled bin Talal yang terbaring koma di tempat tidur.
Pangeran Arab Saudi Al Waleed bin Khaled bin Talal yang terbaring koma di tempat tidur. (via Bangka Pos)

Keluarga Bersikeras Pasang Alat Bantu Hidup

Keluarganya, termasuk ayahnya, Pangeran Khaled bin Talal dan ibunya, Putri Reema binti Talal, terus mengungkapkan harapan yang teguh tak tergoyahkan.

Dalam pernyataan sebelumnya, Putri Reema menggambarkan jiwa putranya sebagai "masih ada".

Adapun Pangeran Khaled—yang terkenal menolak untuk mencabut alat bantu hidup—tetap teguh dalam keyakinannya kalau, "DIA yang menjaga jiwanya selama ini mampu menyembuhkannya."

Tidak ada informasi medis terbaru yang dirilis oleh pihak keluarga terkait ulang tahun tahun ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved