Jumat, 10 April 2026

Internasional

Akibat Ulah Trump! Dolar Runtuh, Harga Emas Terbang, Pasar Global Bergejolak

“Pasar sudah gelisah karena meningkatnya ketegangan geopolitik,” kata Charu Chanana, Kepala Strategi Investasi di Saxo, Singapura.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Facebook The White House
TARIF DAGANG AS - Foto ini diambil pada Kamis (3/4/2025) dari Facebook The White House memperlihatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berbicara selama konferensi pers setelah menandatangani kenaikan tarif dagang baru antara AS dan negara lain di dunia, di Gedung Putih di Washington, DC, AS pada Rabu (2/4/2025). 

Akibat Ulah Trump! Dolar Runtuh, Emas Terbang, Pasar Global Bergejolak


SERAMBINEWS.COM-Hari Senin (21/4/2025) menjadi awal pekan yang berat bagi pasar keuangan global.

Saham-saham di Asia turun, pasar saham berjangka Amerika Serikat melemah, dan nilai dolar AS ikut merosot.

Di saat yang sama, harga emas justru melonjak ke rekor tertinggi baru.

Semua ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan Presiden AS Donald Trump, terutama terkait tarif impor dan campur tangannya terhadap bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Ketegangan ini bermula dari pernyataan Trump pada Kamis lalu, di mana ia melontarkan kritik tajam terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell.

Bahkan, menurut beberapa laporan, tim Trump sedang mempertimbangkan apakah mereka bisa memecat Powell.

 Sebuah langkah yang sangat tidak biasa dan bisa berdampak besar bagi independensi The Fed serta kepercayaan pasar global.

“Pasar sudah gelisah karena meningkatnya ketegangan geopolitik,” kata Charu Chanana, Kepala Strategi Investasi di Saxo, Singapura.

 “Dan sekarang muncul kekhawatiran bahwa potensi campur tangan Trump terhadap Fed dapat menambah lapisan ketidakpastian lainnya.”

Ia menambahkan bahwa segala bentuk tekanan politik terhadap kebijakan moneter dapat merusak independensi bank sentral.

Jika ini terjadi, menurutnya, arah suku bunga menjadi sulit diprediksi, padahal investor saat ini sangat membutuhkan stabilitas di tengah ketidakpastian global yang makin tinggi.

Saham dan Dolar Melemah, Emas Melambung

Reaksi pasar cukup jelas terlihat, Kontrak berjangka indeks S&P 500 turun sebesar 0,64 persen, sementara kontrak berjangka Nasdaq turun 0,53 persen.

Di Asia, indeks saham Jepang, Nikkei, turun sekitar 1 persen, dan indeks acuan Korea Selatan cenderung stabil.

Sementara itu, nilai tukar dolar AS mengalami pelemahan terhadap hampir semua mata uang utama dunia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved