China Peringatkan Negara Lain, Akan Balas Negara-negara yang Bekerja Sama dengan AS
China memperingatkan akan membalas negara-negara yang bekerja sama dengan AS dengan cara yang membahayakan kepentingan Beijing.
Sejak Trump mengenakan tarif impor pada China selama masa jabatan pertamanya, China telah meningkatkan perdagangannya dengan Asia Tenggara, yang kini menjadi mitra dagang terbesar China di tingkat regional.
AS tetap menjadi mitra dagang terbesar China di tingkat satu negara.
Minggu lalu, Kementerian Perdagangan China mengganti negosiator perdagangan internasional utamanya dengan Li Chenggang, yang juga menjadi wakil menteri dan telah menjadi duta besar negara tersebut untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
China telah mengajukan gugatan terhadap AS ke WTO atas kenaikan tarif terbaru Trump.
Tekanan dari Pemerintahan Trump
Sumber yang dikutip Bloomberg menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump tengah menyusun strategi untuk menekan negara-negara yang meminta pengecualian tarif.
Negara-negara itu diminta menurunkan volume perdagangannya dengan China.
Jika tidak, mereka bisa dikenai sanksi, termasuk dalam bentuk denda atau pembatasan dagang.
Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan keras Trump terhadap mitra dagang yang dinilai tidak mendukung posisinya dalam menghadapi China.
Awal bulan ini, Perwakilan Dagang Amerika Serikat Jamieson Greer menyebut hampir 50 negara telah menghubungi pemerintah AS untuk membahas tarif tinggi yang diberlakukan Trump.
Sejumlah pembicaraan bilateral telah berlangsung.
Jepang, misalnya, mempertimbangkan menambah impor kedelai dan beras dari Amerika Serikat.
Sementara Indonesia dilaporkan berencana meningkatkan pembelian komoditas dan produk pangan asal AS, sembari mengurangi pesanan dari negara lain.
China Jadi Target Utama Trump pada 2 April mengumumkan tarif impor untuk puluhan negara, tapi hanya China yang benar-benar dikenai beban tarif terbesar.
| Skandal Korupsi di China: Dua Eks Menteri Pertahanan Dihukum Mati dengan Penangguhan |
|
|---|
| AS Tembaki Kapal Tanker Berbendera Iran di Teluk Oman, Kapal Dilaporkan Lumpuh |
|
|---|
| Ghalibaf Tegaskan Iran Tidak Akan Menyerah, Serukan Lima Poin kepada Rakyat |
|
|---|
| Timnas Iran Minta Jaminan FIFA sebelum Berangkat ke Amerika Serikat Tampil di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| VIDEO China Dilaporkan Punya Rudal Siluman Mampu Terobos Pertahanan Berlapis AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PERANG-DAGANG-Lin-Jian-juru-bicara-Kementerian-Luar-Negeri-China-Ch.jpg)