Rabu, 6 Mei 2026

Sadis! Mulyana Bakar Hidup-hidup Kekasihnya yang Hamil Sebelum Dimutilasi, Terancam Hukuman Mati

"Yang belum ketemu itu lengan kanan dan kiri, untuk kepala, tungkai bawah kanan-kiri sudah diperiksa," imbuhnya.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
MUTILASI DI SERANG - MY (23) pelaku pembunuhan dengan mutilasi pacarnya SA (19) di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang. Ia diketahui berprofesi sebagai tukang jagal di tempat pemotongan ayam. 

SERAMBINEWS.COM - Mulyana (23), terancam hukuman mati setelah membunuh kekasihnya sendiri.

Pria yang kini jadi tersangka ini membunuh dan memutilasi korban di perkebunan karet di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Banten.

Hasil autopsi korban mutilasi berinisial SA (19) diungkap Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.

SA dibunuh kekasihnya bernama Mulyana atau MY (23), karena meminta pertanggung jawaban atas kehamilan.

Dokter Ahli Unit Forensik Biddokes Polda Banten, Donald Rinald, menyatakan tidak ditemukan janin di rahim korban.

"Nah, kalau masalah hamil, memang pada saat autopsi kami angkat itu rahimnya kosong, jadi kami tidak bisa memastikan apakah itu hamil atau tidak," bebernya, Selasa, (21/4/2025).

Hingga kini, bagian tangan korban belum ditemukan sehingga belum dilakukan autopsi.

"Yang belum ketemu itu lengan kanan dan kiri, untuk kepala, tungkai bawah kanan-kiri sudah diperiksa," imbuhnya.

Ia menambahkan pembunuhan disertai mutilasi dilakukan dalam keadaan korban masih hidup.

"Awalnya kan kami tidak bisa memastikan, kemudian kita ambil sample kulit dan otot yang terkena potongan, secara histopatologi forensik memang tadi baru diperiksa pada tungkai kanan dan kiri itu menandakan bahwa itu didapatkan kekerasan tajam pada saat korban masih hidup," tukasnya.

Penyidik menemukan bubuk hitam bekas pembakaran pada tenggorokan korban.

Diduga korban dibakar tersangka dalam keadaan hidup sehingga terhirup asap.

"Kalau yang luka bakar memang ada di daerah bokong, sama wajah, cuman untuk memastikan bahwa dibakar pada saat masih hidup atau tidak, kami menemukan jelaga pada tenggorokan korban itu menandakan pada saat terbakarnya masih hidup, karena menghirup asap," tuturnya.

Diperkirakan korban dibunuh lima hari sebelum ditemukan pada Jumat (18/4/2025).

"Infonya keluarga sudah membawa dan dikebumikan hari ini," pungkasnya.

Baca juga: Sosok Mulyana, Pelaku Mutilasi Pacar yang Hamil, Saat Kecil Jualan Opak hingga Pernah Masuk Acara TV

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved