Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

USK Sediakan Kuota 35 Persen Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

“Ada 35 persen kuota yang kami sediakan untuk jalur Mandiri ini. Para calon mahasiswa baru bisa memilih program studi manapun yang ada di USK.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
HUMAS USK
Gedung rektorat Kampus Universitas Syiah Kuala (USK). 

“Ada 35 persen kuota yang kami sediakan untuk jalur Mandiri ini. Para calon mahasiswa baru bisa memilih program studi manapun yang ada di USK. Jadi silahkan mantapkan pilihan untuk mengikuti jalur Mandiri ini,” kata Rektor USK, Prof Marwan, Selasa (22/4/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) menyediakan kuota sebanyak 35 persen untuk penerimaan mahasihwa jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) wilayah barat tahun 2025. 

Pengumuman ini disampaikan menyusul telah digelarnya soft launching seleksi jalur Mandiri ini oleh Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Wilayah Barat (BKS-PTN Barat).

“Ada 35 persen kuota yang kami sediakan untuk jalur Mandiri ini. Para calon mahasiswa baru bisa memilih program studi manapun yang ada di USK. Jadi silahkan mantapkan pilihan untuk mengikuti jalur Mandiri ini,” kata Rektor USK, Prof Marwan, Selasa (22/4/2025). 

Marwan menjelaskan, pada tahun ini daya tampung USK untuk mahasiswa baru adalah sebanyak 10.240 orang.

Jumlah tersebut terbagi dalam tiga jalur seleksi yang ada yaitu 30 persen untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 35 persen untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan 35 persen lainnya untuk jalur Mandiri.

Para calon mahasiswa baru bisa memilih 64 Program Studi untuk jenjang Sarjana dari 12 Fakultas yang tersedia di USK.

Untuk itulah, rektor mengingatkan para calon mahasiswa baru untuk memanfaatkan sebaik mungkin jalur seleksi Mandiri ini.

Selanjutnya, rektor yang juga merupakan Ketua BKS-PTN Barat mengatakan, SMMPTN-Barat adalah satu-satunya model seleksi Mandiri masuk PTN yang dilaksanakan secara bersama (konsorsium) dan telah menjadi model pelaksanaan ujian yang adil, profesional, akuntabel, efisien, transparan, dan bebas konflik kepentingan.

Baca juga: Seratusan Lebih Mahasiswa dari UIN dan USK Geruduk Gedung DPRA, Tuntut Reformasi Sektor Keamanan

“Perkembangan metode seleksi juga semakin menunjukkan peningkatan mutu seleksi, yaitu didasarkan pada ujian tulis komputer (berbasis komputer), sehingga tingkat akurasi penilaian dan keterpilihan calon siswa cukup baik. Hal ini seperti yang juga dilaksanakan pada SNBT secara nasional,” ucapnya. 

Sementara itu, Ketua SMMPTN-Barat 2025, Prof Ibrahim mengatakan, jalur seleksi ini telah dilaksanakan sejak tahun 2017, proses seleksi mahasiswa baru ini diikuti oleh 28 Perguruan Tinggi Negeri.

“Pada tahun ini terdapat 993 prodi yang tersedia dan kuota 17.909 calon siswa yang akan diterima dari 28 PTN. Lalu biaya pendaftaran SMMPTN-Barat 2025 jumlahnya tetap sama dengan biaya tahun lalu yaitu sebesar Rp375.000,” jelasnya.

Bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh informasi lebih update bisa diikuti di laman smmptnbarat.id atau Humas PTN SMMPTN-Barat 2025.(*)

Baca juga: USK Kembali Kukuhkan 5 Guru Besar, Ada Pakar Mekanika Fluida hingga Perencanaan Kota

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved