Berita Banda Aceh

UT Sasar Cama dari Dayah

Kunjungan petinggi UT tersebut disambut Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia Mohd Din, Wakil Pemimpin Perusahaan Firdaus D, News Manajer Bukhari M Al

Editor: mufti
SERAMBI/SYAMZUL AZMAN
BERKUNJUNG KE SERAMBI - Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia Mohd Din menerima kunjungan Wakil Rektor III UT, Prof Dr Paken Pandiangan dan Direktur UT Aceh Windra Irawan, di ruang pertemuan Kantor Harian Serambi Indonesia, Senin (21/4/2025), 

“Selain sudah masuk dalam kategori Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). UT juga meraih lulusan CPNS terbanyak tiga kali berturut-turut." PROF PAKEN PANDINGAN, Wakil Rektor III Universitas Terbuka

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Terbuka (UT) merencanakan akan melakukan kerja sama dengan pesantren di Aceh untuk mewadahi 'Tengku Dayah' berkuliah. Sebagaimana diketahui UT memiliki cara berkuliah lebih fleksibel, sehingga siapapun dapat melanjutkan pendidikan. 

UT merupakan salah satu universitas terkemuka di Indonesia dengan total mahasiswa aktif sebanyak 700 ribu orang, UT juga sudah memiliki tiga jenjang pendidikan, mulai dari sarjana (S1), magister hingga doktoral (S3). UT juga sudah hadir di 40 cabang di seluruh Indonesia.

Informasi itu disampaikan Wakil Rektor III, Prof Dr Paken Pandiangan SSi MSi dan Direktur UT Aceh, Windra Irawan SIKom MSi serta jajaran, saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia, Senin (21/4/2025).

Kunjungan petinggi UT tersebut disambut Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia Mohd Din, Wakil Pemimpin Perusahaan Firdaus D, News Manajer Bukhari M Ali, Manajer Promosi dan EO M Jafar, Manajer Sirkulasi Saiful Bahri dan Subur Dani. 

Dalam kesempatan silahturahmi ini, Warek III UT, Prof Dr Paken Pandiangan, menyebut, setidaknya ada tiga kelebihan Universitas Terbuka yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain. Dimana UT dapat menampung lulusan SLTA/sederajat yang tidak tertampung di perguruan tinggi lain. UT memberikan waktu yang fleksibel untuk berkuliah, serta memberi akses kuliah bagi warga yang tinggal di daerah yang jauh atau terpencil. 

"UT ini sebenarnya paket komplit. Selain sudah masuk dalam kategori Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). UT juga meraih lulusan CPNS terbanyak tiga kali berturut-turut," kata  Prof  Paken Pandiangan. 

Sementara Direktur UT Aceh, Windra Irawan, dalam pertemuan mengemukakan, UT akan menyasar calon mahasiswa (Cama) dari dayah. Dengan begitu, para 'Teungku Dayah' selain memiliki kompetensi dalam bidang keagamaan, juga memiliki keilmuan dalam bidang eksakta. 

"Kita berencana untuk menjalin kerja sama dengan pesantren (dayah) di Aceh. Sehingga belajar ilmu agama, para santri juga bisa berkuliah. Jadi bukan hanya ilmu agama yang diperoleh, bidang keilmuan lainnya juga dapat dikuasai," ujar Windra.

Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, merasa bangga karena dapat bekerja sama dengan UT untuk membangun pemerataan pendidikan di Aceh. "Kami merasa bangga dapat bekerja sama dengan UT untuk membangun pemerataan pendidikan di Aceh. Dapat kami katakan juga UT menjadi alternatif bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil untuk menjangkau pendidikan," ujarnya.(sa)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved